Unwidha Klaten Mewisuda 390 Lulusan, Sri Mulyani: Pendidikan Itu Tak Mengenal Usia Dan Strata

Bupati Klaten Sri Mulyani berfoto bersama Civitas Unwidha Klaten usai pelaksanaan wisuda, Selasa (12/10/2021).

WartaKita.org – Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten mewisuda sebanyak 390 lulusan pada wisuda angkatan ke-73 di kampus setempat, Selasa (12/10/2021).

Wisuda dilakukan oleh Rektor Unwidha Klaten Prof Dr Triyono, MPd.

Bacaan Lainnya

Dalam wisuda angkatan ke 73 ini, Unwidha mewisuda 24 wisudawan program magister S2, 347 sarjana S1, dan 19 wisudawan Diploma III.

Rektor Unwidha Klaten Prof Dr Triyono, MPd dalam sambutan menyampaikan, berkat kerja keras, kegigihan, tekad yang kuat, kesungguhan, dan dukungan orangtua dalam studi di Unwidha, maka para mahasiswa berhasil diwisuda dengan baik.

“Para wisudawan agar melihat perubahan yang terjadi di sekitarnya yang selalu ada inovasi, dan inovasi itu bukti nyata yang terus mendunia. Maka dari itu, para wisudawan agar memanfaatkan ilmu yang diperoleh di kampus untuk berkompetisi, untuk merebut peluang, untuk maju dan berkembang pada masa sekarang dan masa mendatang,” kata Rektor.

Prof Dr Triyono, MPd mengucapkan terima kasih kepada para orangtua dan wali mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan kepada Unwidha untuk mendidik para putra dan putrinya studi di Kampus Unwidha.

“Ke depan, para wisudawan diminta untuk senantiasa menjaga nama baik Unwidha sebagai bagian dari pelaksanaan wawasan almamater,” pesan Rektor.

Rektor Unwidha menyatakan, Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka merupakan harapan dan transformasi pendidikan tinggi.

“Karena Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka memberikan kesempaatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karier di masa depan,” ujar Rektor.

Pada kesempatan itu Rektor Unwidha mengatakan, penularan penyakit yang disebabkan Covid-19 belum berakhir, meskipun vaksinasi sudah dilakukan untuk mengurangi penularan.

“Saat ini, Unwidha Klaten sudah mendapat ijin untuk menyelenggarakan perkuliahan dengan tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan,” tandas Rektor.

Bupati Klaten Sri Mulyani diwisuda sebagai sarjana di Kampus Unwidha Klaten, Selasa (12/10/2021).

Sementara itu Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, wisuda merupakan refleksi keberhasilan dalam penyelenggaraan pendidikan. Maka hendaknya tidak hanya dipandang sebagai acara seremonial rutinitas saja. Tetapi, perlu disikapi secara arif dan bijaksana untuk melakukan koreksi terhadap proses manajerial pendidikan dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan hasil yang dicapai.

“Keberhasilan ini merupakan usaha keras segenap jajaran Unwidha Klaten. Perubahan saat ini berlangsung sangat cepat mencakup semua aspek kehidupan, baik ekonomi, politik, teknologi, dan pendidikan. Untuk itu, Unwidha diharapkan mampu mencetak sarjana yang mampu menjadi pelopor dan penggerak pembangunan dalam berbagai bidang kehidupan,” harapnya.

Bupati Klaten Sri Mulyani menambahkan, dirinya menimba ilmu dengan kuliah di Unwidha meskipun sudah menjabat sebagai Bupati Klaten. Ini untuk menginspirasi kepada generasi muda dan masyarakat, bahwa pendidikan itu tidak mengenal usia dan tidak mengenal strata sosial.

“Untuk itu, agar generasi muda di Klaten terus belajar dan belajar untuk memberikan yang terbaik bagi nusa dan bangsa Indonesia,” tandasnya.

Pelaksanaan wisuda di Kampus Unwidha Klaten ini dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19.

Pos terkait