WartaKita.org – Rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Klaten dilakukan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten, Kamis (24/9/2020) pagi.
Dalam rapat pleno itu, ketiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Klaten mendapatkan nomor urut sesuai dengan kedatangan mereka.
Pasangan Sri Mulyani-Yoga Hardaya (Mulyo) yang diusung PDI-P dan Golkar datang paling awal di Kantor KPU Klaten pada pukul 08.55 WIB. Disusul paslon One Krisnata-Muhammad Fajri (ORI) pada pukul 09.00 WIB. Sedang paslon Arif Budiyono- Harjanta (ABY-HJT) datang pada pukul 09.30 WIB.
Mereka yang diperkenankan masuk ke ruangan KPU Klaten untuk pengundian dan penetapan nomor urut paslon ini hanya tiga orang saja untuk setiap paslon. Terdiri dari Calon Bupati dan Wakil Bupati Klaten beserta satu liaison officer (LO).
Tahapan pengambilan nomer urut dilakukan dalam dua kali. Pertama, masing-masing paslon mengambil nomor untuk menentukan siapa yang berhak mengambil nomor urut pertama, kedua, dan ketiga. Pada tahap selanjutnya masing-masing dipersilakan mengambil nomor urut.
Hasil dari pengambilan nomor urut itu, paslon Mulyo memperoleh nomor urut 1, ORI memperoleh nomor urut 2 dan ABY-HJT nomor urut 3. Perolehan nomor urut itu sesuai kedatangan masing-masing ke KPU. Bahkan sesuai dengan urutan pada saat pendaftaran bakal calon pada 4-6 September 2020.
“Alhamdulilah kami mendapatkan nomor urut 1. Yaitu satu kali lagi lanjutkan. Lanjutkan 1 periode lagi. 1 yang terbaik,” kata ucap Calon Bupati Klaten Sri Mulyani.
Lebih lanjut, Mulyani mengungkapkan dengan diperolehnya nomor urut 1 itu sesuai dengan harapannya. “Kalau juara itu nomornya 1,” tambah Calon Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya.
Sedang Calon Bupati Klaten yang diusung Demokrat, PKS dan Gerindra yakni One Krisnata mengatakan, nomor urut 2 ini sesuai dengan doa dan harapan mereka. Apalagi dalam gambar surat suara nantinya dia berada di posisi tengah menggunakan peci. Sedangkan paslon kanan-kirinya menggunakan blangkon.
“Pas di tengah yang menggunakan baju putih. Ini sesuai dengan doa kami,” kata One.
Sementara itu Calon Bupati Klaten yang diusung PAN, PKB, PPP, dan Nasdem yaitu Arif Budiyono menyampaikan, nomor urut 3 itu sebagai keberuntungan yang luar biasa. Terlebih lagi bila dilihat dari hitung-hitungan paling banyak.
“Insya Allah, perolehan suara kami yang paling banyak nantinya. 3 itu lebih besar daripada 2. 3 lebih besar daripada 1. Jadi nantinya, nomor 3 yang paling banyak suaranya,” ucap Arif.
Ketua KPU Klaten Kartika Sari Handayani menjelaskan, usai pengundian dan penetapan nomor urut akan memasuki tahap kampanye. Dimulai pada 26 September sampai 5 Desember 2020 yang dilaksanakan selama 71 hari.
“Setelah ini kita akan adakan rakor kampanye dengan tim kampanye dari masing-masing paslon, Bawaslu, Satpol PP, dan Polres Klaten. Kita akan menetapkan jadwal dan lokasi untuk kampanye,” jelasnya.









