Tekan Kasus Covid-19, Personel Gabungan Klaten Lakukan Operasi Yustisi, 16 Orang Dari Luar Daerah Di-swab Antigen

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu saat melaksanakan operasi yustisi di perbatasan Jateng-DIY tepatnya di depan pos lantas Prambanan, Selasa (27/4/2021) sore.

WartaKita.org – Personel gabungan dari Polres Klaten, Kodim 0723/Klaten, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Klaten melaksanakan operasi yustisi di perbatasan Jateng-DIY tepatnya di depan Pos Lantas Prambanan, Selasa (27/4/2021) sore.

Operasi yustisi yang dipimpin oleh Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu ini dengan penyekatan secara selektif prioritas kendaraan plat luar daerah yang akan memasuki Kabupaten Klaten.

Bacaan Lainnya

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu menjelaskan, kegiatan yang dilakukan menjelang berbuka puasa itu adalah kegiatan gabungan yang dilakukan untuk menekan penyebaran kasus covid-19. Jika sebelumnya operasi yustisi banyak menyasar kerumunan, maka mulai hari ini pihaknya akan bergerak di perbatasan untuk menindaklanjuti aturan larangan mudik dari pemerintah.

Menurut Kapolres, kegiatan penyekatan secara selektif prioritas ini akan terus dilakukan hingga berakhirnya Opersi Ketupat. Pihaknya juga telah menyiapkan 3 pospam dan 1 posyan untuk mendukung kegiatan tersebut.

“Operasi Ketupat memang belum dimulai. Tetapi kita melaksanakan operasi yustisi dan nanti kita akan lakukan pemeriksaan kendaraan secara selektif prioritas, khususnya plat-plat luar daerah, misalnya plat B, plat L, dan lainya. Sehingga kita periksa juga tujuannya,” jelasnya

Kapolres Klaten menambahkan, dalam penyekatan kendaraan ini, personel gabungan juga melakukan tes swab antigen terhadap pengendara maupun penumpang yang berasal dari luar daerah Klaten. Swab antigen dilakukan di Pos Lantas Tangguh Prambanan oleh petugas kesehatan dari Dokkes Polres Klaten.

“Kita juga melakukan uji sampling swab antigen. Kalau seandainya nanti hasil swab-nya reaktif, maka akan kita putar balik, atau akan kita rujuk di rumah sakit terdekat. Kalau ternyata non reaktif, kita persilakan. Kan bisa saja kendaraan plat B, tapi penduduk sini. Akan kita putar balik seandainya tidak bisa menunjukkan identitas,” tandasnya.

Dari pantauan di lokasi, kegiatan penyekatan yang berjalan sekitar 2 jam ini, petugas gabungan berhasil melakukan swab antigen terhadap 16 orang luar daerah dan hasilnya semua non reaktif.

Kapolres berpesan kepada masyarakat agar menaati anjuran pemerintah terkait upaya pencegahan covid-19, khususnya aturan larangan mudik. Masyarakat diimbau menggunakan teknologi digital untuk bertemu keluarga secara daring yang mana jaringan telekomunikasi sekarang sudah bagus dan bisa dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami mengimbau sebagaimana anjuran pemerintah untuk tidak mudik. Silakan di rumah saja. Sekarang kan ada video call, kita manfaatkan mudik secara online,” pesannya.

Sementara itu Manhu (25), salah seorang pengendara yang dilakukan swab antigen mengatakan sangat mendukung apa yang dilakukan Polres Klaten ini. Karena kegiatan ini merupakan salah satu upaya mendeteksi penyebaran covid-19.

Ia juga merasa tidak keberatan dilakukan swab antigen dan justru senang karena hasilnya negatif.

Alhamdulillah hasilnya negatif. Saya mendukung kegiatan seperti ini. Setidaknya yang mau keluar ada antisipasi buat rapid terlebih dahulu,” ucapnya.

Sebelumnya, pria asal Lombok yang sehari-hari bekerja di daerah Surabaya ini mengaku akan kembali ke tempat kerja setelah berwisata dari wilayah DIY.

Pos terkait