WartaKita.org – Sejumlah catatan menarik dilaporkan Polres Klaten selama tahun 2018 ini. Dalam kurun waktu satu tahun ini terungkap, angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Klaten turun. Sedang angka kecelakaan lalulintas (lakalantas) naik.
Pernyataan ini disampaikan Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi saat press conference akhir tahun 2018 Polres Klaten di Mapolres setempat, Senin (31/12/2018).
Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi menyampaikan, pada tahun 2018, total tindak pidana ada 334 kejadian. Bila dibandingkan dengan tahun 2017 yang ada 471 kejadian, maka ada penurunan 137 kasus, atau 291 persen.
“Menurunnya jumlah kejadian ini antara lain dikarenakan semakin meningkatnya intensitas kegiatan polisi di masyarakat. Dan juga peran serta masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban di masyarakat) di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Kapolres Klaten menjelaskan, kejahatan paling banyak berupa pencurian dengan pemberatan (curat) yaitu 61 kasus. Disusul narkotika, curanmor (pencurian kendaraan bermotor), pencurian, penggelapan, dan sebagainya.
“Pada kasus curat, yang dilaporkan ada 61 kasus, dan telah diungkap 31 kasus atau 40-50 persen. Sedang dalam kasus narkotika ada 49 laporan yang telah ditangani dengan 63 tersangka,” ujarnya.
Kapolres AKBP Aries Andhi menyatakan, jumlah lakalantas di Klaten pada tahun 2018 ini ada peningkatan yang sangat signifikan. Pada tahun 2017 ada 643 kejadian lakalantas. Dan pada tahun 2018 ada 907 kejadian lakalantas. Meski begitu, korban meninggal dunia (MD) turun 2 persen dan korban luka berat turun 7 persen.
“Lakalantas ini terjadi baik di jalan nasional maupun pemukiman. Karena itu, kita sudah lakukan langkah-langkah pencegahan. Misalnya berkoordinasi dengan Dishub (Dinas Perhubungan) untuk memperbaiki sarana dan prasarana, serta memberikan imbauan-imbauan kepada masyarakat,” tandasnya.
Mantan Kapolres Boyolali ini mengatakan, ada sejumlah agenda besar yang akan dilakukan Polres Klaten pada tahun 2019. Diantaranya pengamanan Pikades serentak di 270 desa pada Maret mendatang dan pengamanan pesta demokrasi Pileg dan Pilpres bersamaan pada 17 April 2019.
“Kita berharap, gelaran Pilkades, Pileg dan Pilpres di wilayah hukum Klaten dapat berlangsung dengan sukses, aman, dan lancar. Kita juga berharap, di tahun 2019 mendatang, jumlah kejahatan di Klaten menurun, dan situasi kamtibmas berlangsung aman dan kondusif,” harapnya.
Dari sekian kejahatan yang dilaporkan Kapolres Klaten itu, ternyata ada kasus yang “menarik”, yaitu pencurian kotak amal di masjid di wilayah Polsek Prambanan.
“(kejadian) Ini sangat memilukan. Dana amal di tempat ibadah yang seharusnya untuk kemamuran masid, malah dicuri. Apalagi jumlah uangnya hanya Rp105 ribu,” terang Kapolres Klaten.








