WartaKita.org – Biasanya, orang melihat para super hero berperang melawan kejahatan atau monster di tayangan televisi.
Namun, ada pemandangan yang unik dan luar biasa diperlihatkan para super hero di sekitar traffic light Tugu Adipura Klaten pada Rabu (13/4/2022) sore itu.
Ya, para super hero itu membagikan takjil kepada para pengendara motor dan mobil yang sedang melintas.
Sore itu terlihat, Spiderman, Wonder Woman, Batman, Ksatria Baja Hitam dan beberapa super hero yang lain sedang berbagi takjil.
Dibalik kostum super hero itu, ternyata mereka adalah para pegiat Komunitas Berbagi Berkat Klaten.
Saat itu, mereka berkolaborasi dengan DC Design Center Photo Studio yang beralamatkan di Jalan Melati nomor 36/05 Klaten untuk bersama-sama membagikan takjil.

Koordinator Komunitas Berbagi Berkat, Bernad Setiaji menyampaikan, ada 2 agenda kegiatan selama bulan Ramadhan ini.
Di awal Ramadhan lalu, Komunitas Berbagi Berkat telah membagikan sekitar 80 nasi kotak untuk para pemulung, pengamen, tukang becak, petugas kebersihan dan lainnya yang ditemui di sekitaran kota Klaten.
Sedang berbagi takjil ini adalah agenda mereka yang kedua. Ada sekitar 150 takjil yang dibagikan, yang berisi jus jambu, arem-arem, roti serta agar-agar.
“Dan kebetulan, kami juga mendapatkan support dari DC Photo Studio berupa tambahan takjil dan kostum super hero yang kita pakai saat membagikan takjil. Hal ini membuat moment berbagi takjil tersebut menjadi semakin seru dan unik. Para super hero turun ke jalan berbagi takjil ke para pengendara motor atau mobil yang melintas,” kata Bernad.
Sedang Agung, salah satu pengendara motor yang juga driver ojek online mengatakan, kegiatan berbagi takjil ini sangat kreatif.
“Saya pikir super hero-nya mau ngamen. Eh ternyata.. sedang bagi-bagi takjil. Kreatif sekali dan kegiatannya positif. Terima kasih untuk takjilnya,” ujar Agung.

Bernad Setiaji menambahkan, hampir setiap bulan, komunitas ini dapat berbagi berkat pada sesama dengan target yang berbeda beda. Itu bisa dilakukan secara rutin berkat Program 3S yang mereka lakukan, yaitu “Sisihkan Seribu Sehari”.
Dengan membuat celengan dari botol bekas air mineral, setiap hari, anggota komunitas ini menabung Rp1000 atau lebih selama sebulan. Hasilnya, di akhir bulan mereka kumpulkan dan digunakan untuk berbagi berkat berupa makanan atau sembako kepada pemulung, gelandangan, tunawisma, tukang becak, pengamen, tukang parkir, lansia, dan siapa saja yang dipandang patut dibantu.
“Begitu seterusnya, berulang-ulang setiap bulannya,” tandasnya.
Master of Ceremony (MC) kondang itu menjelaskan, anggota komunitas ini adalah para pelajar dari beberapa SMP dan SMA di Kota Klaten. Dengan prinsip “Berbagi Tidak Pernah Rugi” dan slogan “Small Act Big Impact“, komunitas ini dengan caranya yang sederhana mencoba berbagi dengan lingkungan sekitarnya.
“Semoga gerakan ini juga dapat menginspirasi teman-teman dimana saja untuk mau berbagi berkat pada sesama,” harapnya.









