Semarakkan Muharram, BAZNAS Klaten Salurkan Bantuan Kepada 300 Anak Yatim Piatu

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Klaten menyalurkan bantuan kepada 300 anak yatim, piatu, dan yatim piatu di Pendapa Kabupaten Klaten pada Rabu (9/7/2025).

WartaKita.org – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Klaten menyalurkan bantuan kepada 300 anak yatim, piatu, dan yatim piatu di Pendapa Kabupaten Klaten pada Rabu (9/7/2025).

Ketua BAZNAS Kabupaten Klaten Mukhlis Hudaf menyampaikan, kegiatan penyaluran bantuan kepada anak yatim, piatu, dan yatim piatu ini merupakan agenda rutin BAZNAS Kabupaten Klaten sebagai wujud kepedulian sosial dan upaya nyata dalam mengurangi kemiskinan.

Bacaan Lainnya

“Masih banyak saudara-saudara kita yang kekurangan, khususnya anak-anak yatim piatu. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab sosial agar mereka juga merasakan kebahagiaan. Harapan kami, masyarakat semakin tersentuh dan peduli kepada saudara-saudara kita yang yatim piatu dan kurang mampu,” ujarnya,

Mukhlis Hudaf menjelaskan, ada sebanyak 300 anak yatim piatu di Kabupaten Klaten yang menerima bantuan ini. Mereka berasal dari 26 kecamatan. Masing-masing anak menerima Rp500 ribu.

“Dana bantuan ini bersumber dari zakat para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berhasil dihimpun BAZNAS Klaten. Sesuai ketentuan, ASN yang memiliki penghasilan sekitar Rp6 juta per bulan, setidaknya wajib menyalurkan zakatnya kurang lebih Rp50 ribu setiap bulan. Tetapi belum semuanya (ASN) sadar akan kewajiban ini. Padahal, kalau semua menunaikan zakat, dananya akan sangat cukup untuk membantu mereka yang membutuhkan,” katanya.

Mukhlis menyatakan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, yang memiliki kewenangan penuh untuk mengelola dan mendistribusikan zakat secara tepat sasaran.

“Kami berharap, melalui kegiatan seperti ini, semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Selain menjadi kewajiban agama, hal ini juga merupakan kontribusi nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sosial di Kabupaten Klaten,” ungkapnya.

Sedang Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Ahmad Darodji dalam sambutan mengajak para ASN di Kabupaten Klaten untuk berzakat.

“Ketentuan ASN untuk berzakat sudah diatur dalam Inpres Nomor 3 Tahun 2014 yang mengimbau ASN untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).  Zakat yang dikumpulkan ini bertujuan untuk membersihkan harta, mensucikan jiwa, membantu sesama, meningkatkan kesejahteraan sosial, dan mendekatkan diri kepada Allah. Dengan demikian, zakat memiliki makna ganda, yaitu sebagai ibadah ritual yang membersihkan harta dan jiwa, serta sebagai instrumen sosial yang membantu menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera,” terangnya.

Sementara itu Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klaten Jajang Prihono mengapresiasi kepada BAZNAS Klaten yang telah untuk kesekian kalinya mengadakan penyaluran bantuan kepada anak yatim piatu dalam rangka menyemarakkan awal bulan Muharram.

“Tentu kegiatan ini sangatlah penting dan bermanfaat. Karena bulan Muharram memiliki makna mendalam bagi umat muslim, sebagai bulan hijrah dan berefleksi diri serta semangat kebersamaan dan persatuan,” ungkapnya.

Terkait, salah satu anak penerima bantuan, Kaisa Sahil mengaku senang menerima bantuan dari dari BAZNAS Klaten.

“Saya merasa senang. Hari ini saya menerima Rp500 ribu dari BAZNAS Klaten. Bantuan ini akan saya gunakan untuk keperluan biaya sekolah,” ucap anak dari Kecamatan Jatinom ini.

Pos terkait