Selamatkan Peternak, DPKPP Klaten Inisiasi Gerakan ASN Beli Bareng Produk Ayam Dan Telur

Widiyanti (tengah) bersama jajaran DPKPPP Klaten menginisiasi aksi beli bareng produk peternak ayam, telur, dan ikan air tawar.

WartaKita.org – Pandemi virus corona berimbas pada nasib peternak ayam di Klaten. Lesunya pasar dan terus menurunnya permintaan konsumsi ayam menyebabkan para peternak terancam kolaps.

Beruntung, kondisi ini bisa sedikit tertolong dengan aksi beli bareng para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Klaten yang disponsori oleh Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten  Klaten.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klaten Widiyanti, Rabu (29/4/2020), menyampaikan, kondisi pandemi virus corona ini membuat omzet penjualan peternak ayam ras dan telur turun drastis.

“Bulan puasa yang biasanya ada peningkatan penjualan bagi peternak. Tetapi dengan adanya pandemi virus corona menyebabkan tidak adanya acara atau kegiatan, sehingga tidak bisa menolong usaha para peternak ini,” katanya.

Karenanya, Widiyanti bersama DPKPP berinisiatif menawarkan produk ayam dan telur di kalangan ASN Klaten.

Dan ternyata, respon ASN Klaten juga sangat bagus, termasuk didukung oleh Bupati Klaten Sri Mulyani.

Jenis ayam yang ditawarkan adalah daging ayam Joper (Jowo Super) dijual Rp25 ribu per ekor. Sedangkan ayam ungkep atau sudah masak dibandrol Rp35 ribu per ekor.

“Ada sekitar 24 instansi yang mendaftar ikut membeli. Kira-kira ada sekitar 500 ASN yang memesan. Sedang jumlah daging yang terjual sekitar 500 kg dalam seminggu. Aksi ini akan terus kami lakukan untuk menolong ekonomi para peternak ayam ras,” ujarnya.

Widiyanti menyatakan, upaya menawarkan produk ayam dan telur ini tidak hanya dilakukan di kalangan ASN saja. Upaya ini juga akan dilakukan untuk PKK, instansi swasta, dan sebagainya.

“Selain itu, kami juga membantu peternak telur, budidaya ikan air tawar, termasuk petani sayur agar  produk mereka bisa terjual di tengah lesunya ekonomi akibat pandemi Covid-19,” jelasnya.

Widiyanti menambahkan, kegiatan yang sudah berjalan sebulan ini akan ditingkatkan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Klaten agar produk peternak ayam, telur, dan ikan air tawar di Klaten bisa dijual secara online.

“Dengan penjualan secara online, nantinya bisa membantu pemasaran para peternak dan tidak harus bertransaksi secara langsung untuk menghindari penyebaran virus corona dengan mematuhi protokol kesehatan phychical distancing,” terangnya.

Pos terkait