Rayakan HUT Ke 35, RSCH Klaten Bertransformasi Menjadi Rumah Sakit Yang Profesional Dan Membanggakan

Jajaran manajemen, karyawan, tokoh agama, dan awak media berfoto bersama, Rabu (20/2/2019) pagi.

WartaKita.org – Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten merayakan hari ulang tahun (HUT) ke 35 di aula rumah sakit setempat pada Rabu (20/2/2019) pagi.

Perayaan HUT ke 35 RSCH Klaten ini dihadiri jajaran manajemen, dokter, karyawan, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan keluarga pasien, awak media, dan sebagainya. Tema HUT ke 35 ini yaitu “RSCH Klaten Bertransformasi”.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama RSCH Klaten dr Nety Herawati Sp.OG dalam sambutan menyampaikan, momen ulang tahun menjadi kesempatan yang baik untuk bersyukur, melakukan instropeksi, mengevaluasi, dan membenahi diri. Ini perlu dilakukan agar ke depan, RSCH Klaten menjadi lebih baik dan mampu bersaing dengan rumah sakit lainnya.

“Kita perlu berbenah dari sisi struktur, SDM (sumber daya manusia), sarana dan prasana, dan sebagainya. Karenanya, RSCH Klaten terus melakukan penataan sesuai dengan kebijakan Pemerintah. Kita berusaha mendudukkan SDM di struktur organisasi rumah sakit dalam posisi yang tepat, agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” katanya.

dr Nety Herawati menyatakan, dari sejumlah pembenahan itu, yang paling penting adalah merubah pandangan tentang pelayanan. Ke depan, RSCH Klaten akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien, baik itu pasien rawat inap maupun pasien rawat jalan.

“Kita terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien BPJS Kesehatan dan pasien umum. Poliklinik juga akan diperluas untuk memberikan kenyamanan kepada pasien. Karena dampak dari rujukan berjenjang itu  membuat pasien RSCH Klaten mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” ujarnya.

Sedang Direktur PT Cakra Husada, Dr, dr, Sagung Ray Indrasari, M,Kes, SP.THT-KL (K) mengatakan, pembangunan infrastruktur strategis di Indonesia seperti jalan tol Trans Jawa, termasuk jalan tol Solo-Yogya secara otomatis akan berpengaruh terhadap market share RSCH Klaten.

“Masifnya pembangunan infrastruktur di Indonesia seperti jalan tol, terlebih jalan tol di Pulau Jawa yang akan melewati Klaten akan mendekatkan akses masyarakat menuju daerah yang dulu dianggap jauh kini semakin mudah dicapai. Ini akan meningkatkan mobilisasi masyarakat,” ucapnya.

Menurut Indrasari, kondisi ini akan merubah market place sebuah rumah sakit. Artinya, rumah sakit yang memiliki pelayanan yang membanggakan dan profesionalisme yang tinggi tentu akan dituju atau dicari masyarakat dari berbagai daerah karena kemudahan mobilisasi ini.

“Kita harus melakukan transformasi pelayanan agar tidak kalah bersaing dalam hal pelayanan, sehingga masyarakat akan lebih memiliki kepercayaan terhadap RSCH Klaten,” tandasnya.

Indrasari menjelaskan, RSCH Klaten akan melakukan perubahan secara cepat dan komprehensif baik dari sisi SDM, peralatan, infrastruktur gedung dan sebagainya.

“Dengan demikian, masyarakat akan memandang RSCH Klaten telah bertransformasi, termasuk system informasi dan pelayanan,” terangnya.

Acara HUT ke 35 RSCH Klaten ini diisi dengan sambutan, doa lintas agama, potong tumpeng, foto bersama, dan makan bersama. Usai acara, manajemen bersama sejumlah perawat memberikan bingkisan kepada pasien. RSCH Klaten juga menyediakan makanan ringan untuk pasien rawat jalan yang berobat pada pagi itu.

Pos terkait