WartaKita.org – Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten merayakan Dies Natalis ke 53 pada Sabtu (17/12/2022).
Dies Natalis ke 53 Unwidha Klaten ini mengusung tema “Tangguh, Berkarakter, Kreatif, dan Bersinar Bersama Unwidha”.
Ketua Panitia Dies Natalis yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik Unwidha Klaten, Dr Purwo Haryono, M.Hum menjelaskan, dies natalis kali ini diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain workshop jurnal ilmiah, pameran buku, lomba kreatif digital yang diikuti oleh para siswa SMK maupun SMA, jalan sehat, dan sebagainya.
”Dan pagi ini, segenap civitas akademika Unwidha Klaten memperingati dies natalis ke 53 dengan melakukan olahraga jalan sehat bersama,” katanya.
Purwo Haryono menyampaikan, memasuki usianya ke 53 tahun, Unwidha Klaten akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas, baik dari sarana dan prasarana perkuliahan, dosen tenaga pengajar, maupun mahasiswanya.
Sedang Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Klaten, Dr Basuki, MM menyatakan, sesuai dengan perkembangan jumlah mahasiswa dan Program Studi di Unwidha Klaten yang makin bertambah dari waktu ke waktu, maka Yayasan Pendidikan Indonesia Klaten sebagai penyelenggara Unwidha Klaten juga akan berupaya menambah fasilitas yang diperlukan guna menunjang kegiatan pembelajaran di kampus.
”Yayasan Pendidikan Indonesia Klaten sudah merencanakan untuk menambah fasilitas gedung perkuliahan di Kampus Unwidha mengikuti perkembangan jumlah Program Studi maupun jumlah mahasiswanya,” jelasnya.
Sementara itu Rektor Unwidha Klaten, Prof Dr Triyono mengatakan, ke depan Unwidha Klaten akan melakukan perampingan struktur di dalam kampus. Nantinya Unwidha Klaten hanya akan terdiri dari tiga fakultas, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Psikologi.
Selain itu, Unwidha Klaten juga akan mengadakan Program Vokasi yang menampung seluruh program pendidikan Diploma III ilmu terapan.
”Tahun depan kita sudah akan memiliki lima orang doktor, sehingga kita bisa membuka program pendidikan baru setara S2 atau Pasca Sarjana. Meski begitu, program pendidikan S2 yang sudah ada semua menjadi bagian dari fakultas yang ada, tidak lagi berdiri sendiri,” tandasnya.









