Warta Kita.org – Gereja Kristen Jawa (GKJ) Karangnongko, Kabupaten Klaten sebagai bagian dari Tubuh Kristus dipanggil untuk terus hidup dalam iman, pengharapan, dan kasih. Panggilan itu diwujudkan bukan hanya melalui peribadahan rutin, tetapi juga lewat berbagai kegiatan yang menguatkan kehidupan berjemaat, mempererat kebersamaan keluarga, serta menjadi berkat bagi masyarakat sekitar.
Pendeta GKJ Karangnongko Pendeta Titus Adi Kristianto, Senin (27/10/2026), menyampaikan, pada Bulan Oktober yang dalam kalender gerejawi GKJ dikenal sebagai Bulan Keluarga, menjadi momen istimewa untuk kembali meneguhkan peran keluarga Kristen sebagai basis iman yang kokoh. Melalui kegiatan dalam Bulan Keluarga, jemaat diajak untuk memperdalam relasi kasih di dalam keluarga, membangun komunikasi yang sehat, serta meneguhkan komitmen hidup sebagai murid Kristus di tengah dunia.
Sedang pada bulan Desember, gereja merayakan Natal sebagai puncak sukacita iman karena kelahiran Yesus Kristus Sang Juruselamat. Natal bukan hanya perayaan liturgis, tetapi juga momentum untuk menyalurkan kasih Allah dalam bentuk kepedulian sosial, kebersamaan, dan sukacita yang dibagikan kepada sesama.
Sementara itu pada tanggal 1 Januari 2026, GKJ Karangnongko akan memperingati ulang tahun yang ke-41. Perjalanan panjang ini menjadi bukti nyata penyertaan Tuhan yang layak disyukuri bersama. Ulang tahun gereja bukan sekadar perayaan, melainkan kesempatan untuk menengok kembali panggilan, memperbarui komitmen pelayanan, serta meneguhkan persekutuan jemaat dalam karya Kristus.
“Ketiga momentum ini, yaitu Bulan Keluarga, Natal, dan HUT GKJ Karangnongko, kami rangkai secara terintegrasi agar menjadi kesatuan yang saling melengkapi. Kegiatan yang akan dilaksanakan, seperti aksi sosial donor darah, jalan sehat, dan ibadah syukur diharapkan dapat mempererat kebersamaan jemaat, memperluas dampak pelayanan gereja bagi masyarakat, serta semakin memuliakan Tuhan melalui kesaksian nyata,” kata pendeta.
“Melalui rangkaian acara ini, GKJ Karangnongko ingin menghadirkan wajah gereja yang hidup, peduli, dan setia pada panggilannya, sehingga kehadiran gereja sungguh-sungguh dirasakan sebagai berkat bagi jemaat maupun lingkungan sekitar,” tambah pendeta.

Pendeta Titus Adi Kristianto menjelaskan, rangkaian kegiatan Bulan Keluarga, Natal 2025, dan HUT ke 41 GKJ Karangnongko ini bertujuan untuk memperkuat iman jemaat, mempererat kebersamaan keluarga, serta menghadirkan kesaksian nyata tentang kasih Kristus melalui persekutuan, pelayanan, dan kesaksian di tengah masyarakat.
Sedang tujuan khususnya yaitu satu, mendorong penguatan keluarga Kristen melalui kegiatan Bulan Keluarga, sehingga keluarga dapat menjadi basis iman, tempat bertumbuh, dan ruang untuk saling menopang. Dua, merayakan Natal dengan sukacita yang bermakna, tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga lewat aksi nyata berbagi kasih dan kepedulian terhadap sesama. Tiga, mensyukuri perjalanan 41 tahun GKJ Karangnongko dengan mengingat karya penyertaan Tuhan, sekaligus memperbarui komitmen pelayanan bagi jemaat dan masyarakat.
Empat, meningkatkan kepedulian sosial melalui kegiatan donor darah sebagai bentuk kesaksian nyata kasih Kristus bagi kehidupan. Lima, mempererat persaudaraan dan kebersamaan jemaat serta masyarakat melalui kegiatan jalan sehat yang sehat, sukacita, dan penuh kebersamaan. Dan enam, meneguhkan identitas gereja sebagai persekutuan yang hidup, peduli, dan relevan dengan kebutuhan jemaat maupun masyarakat sekitar.
“Adapun rangkaian kegiatan ini akan kami selenggarakan dalam beberapa momen yang dimulai pada 5 Oktober 2025 sampai 1 Janurari 2026 bertempat di GKJ Karangnongko sebagai induk, Pepanthan Blimbing, Pepanthan Somokaton, Pepanthan Pijenan dan Pepanthan Karangkembang,” ujarnya.
Titus Adi Kristianto menyatakan, adapun bentuk kegiatan dalam rangkaian acara ini yaitu Pembukaan Bulan Keluarga pada tanggal 5 Oktober 2025 yang diisi dengan Ibadah Perjamuan Kudus Serentak sebagai bagian pembukaan bulan Keluarga dan Aksi Sosial Donor Darah.
Sedang Penutupan Bulan Keluarga diadakan pada tanggal 26 Oktober 2025 yang diisi dengan Ibadah Penutupan Bulan Keluarga, Tebus Murah Sembako dengan kupon, Jalan Sehat, Undian Doorprize, Stand Kuliner atau Kerajinan, Hiburan Musik, dan Promosi Sekolah-Sekolah Kristen.
Sementara itu rangkaian Natal yang diadakan pada Desember 2025 akan diisi dengan Ibadah Anak, Ibadah Remaja dan Pemuda, Aksi Sosial Penghijauan, Ibadah Natal Bersama, Pembagian Bingkisan Natal bagi Jemaat diakonia dan Perayaan Natal Bersama.
“Dan terakhir, kegiatan HUT ke 41 GKJ Karangnongko yang akan digelar pada 1 Januari 2026, dengan Ibadah HUT GKJ Karangnongko dan Perjamuan Kudus,” terang pendeta.

Ada yang menarik dalam acara Penutupan Bulan Keluarga diadakan pada Minggu, 26 Oktober 2025 di Gereja Pepanthan Blimbing (Kecamatan Karangnongko) ini. Usai Ibadah Penutupan Bulan Keluarga, diadakan Jalan Sehat yang dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
Jalan Sehat yang mengusung tema “Sak Wadah Ojo Pecah” ini menyediakan hadiah doorprize seperti oven listrik, sepeda, domba, mesin cuci, kulkas, dan hadiah utama berupa sepeda listrik.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam sambutan mengapresiasi dan menyambut baik berbagai kegiatan yang dilakukan GKJ Karangnongko dalam merayakan tiga momentum, yaitu Bulan Keluarga, Natal 2025, dan HUT ke 41 GKJ Karangnongko.
“Terima kasih kepada GKJ Karangnongko yang sudah membuat acara yang menyatukan warga jemaat GKJ Karangnongko, dan antusias mengikuti kegiatan ini. Ini luar biasa. Saya berpesan, mari kita menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Klaten yang beragam ini,” tandas Bupati.

Kehadiran Bupati Hamenang dalam acara jalan sehat ini disambut baik oleh jemaat GKJ Karangnongko ini.
“(kehadiran Bupati Klaten) Ini suatu kebanggaan tersendiri, suatu moment bertahun-tahun, agenda tahunan, dan ini pertama kalinya Pak Bupati bisa rawuh langsung ke acara tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pak Bupati mau mendatangi, meskipun tempatnya hanya sederhana, apa adanya. Tapi Pak Bupati nggak gengsi, nggak egois, tetap bisa mengombyongi. Terima kasih untuk Pak Bupati, yang telah dengan senang hati tidak membeda-bedakan, bahwa kalau Klaten itu banyak agama, banyak suku, banyak ras, (Pak Bupati) tidak membeda-bedakan. Klaten keren pokoke,” ucap Adi Sulistyo, jemaat GKJ Karangnongko.









