Posko Terpadu Klaten Distribusikan 500 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Virus Corona

Forkompinda Klaten berfoto bersama donatur sebelum melepas pendistribusian 500 paket sembako kepada warga terdampak virus corona, Senin (30/3/2020).

WartaKita.org – Posko Penerimaan Logistik Bencana Covid – 19 yang diinisiasi Kodim 0723/Klaten, Polres Klaten, dan Relawan Klaten atau Posko Terpadu mendistribusikan 500 paket sembako kepada warga terdampak virus corona pada Senin (30/3/2020).

Paket sembako ini berisi beras, gula, minyak, mie instan, dan kecap.

Bacaan Lainnya

Paket sembako ini didistribusikan ke setiap Koramil. Kemudian dari Koramil langsung diantar oleh Babinsa, Babinkamtibmas, dan relawan kepada warga kurang mampu yang terdampak virus corona. Ini dilakukan untuk menghindari kerumunan massa.

Pendistribusian sembako menggunakan 1 unit truk dan 1 Unit Strada Kodim 0723 Klaten, 2 Truk Dalmas Polres Klaten, serta 1 unit truk dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten.

Kendaraan Kodim 0723/Klaten membawa paket sembako menuju Kecamatan Jogonalan,  Prambanan, Manisrenggo, Karangnongko, Kebonarum, Klaten Tengah, Klaten Utara, Delanggu dan Kemalang.

Sedang 2 truk Dalmas Polres Klaten ke Kecamatan Wedi, Gantiwarno, Bayat, Trucuk, Cawas, Ceper, Pedan, Karangdowo, Juwiring dan Wonosari.

Sementara itu  truk BPBD  Klaten mengantar sembako ke Kecamatan Ngawen, Jatinom, Karanganom, Tulung, dan Polanharjo.

Pendistribusian paket sembako secara simbolis dilepas oleh secara langsung Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso, Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo, Bupati Klaten Sri Mulyani, Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, dan Kajari Klaten Edi Utama.

Bupati Klaten Sri Mulyani menyampaikan, bantuan sembako ini berasal dari para donatur yang disalurkan melalui Posko Terpadu di Makodim Klaten yang dibuka sejak Jumat (27/3/2020). Bantuan sembako di titikberatkan bagi orang dalam pemantauan (ODP) yang diisolasi. Sebab, saat proses isolasi di rumah selama 14 hari, otomatis mereka tidak bisa kemana-mana.

“Pembagian paket sembako ini diharapkan bisa mengurangi pengeluaran keluarga mereka yang saat ini pendapatan ekonominya terguncang akibat adanya virus Covid-19,” katanya.

Sedang Dandim 0723/Klaten Letkol Kav Minarso menjelaskan, pendirian Posko Terpadu ini merupakan respon cepat dari TNI, Polri, dan relawan Klaten pada masa tanggap darurat virus corona dalam pemenuhan kebutuhan pokok ODP.

“Proses pendistribusian bantuan sembako melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan relawan. Dalam menyalurkan bantuan sembako kepada warga, mereka lakukan dari rumah ke rumah sehingga tepat sasaran dan tidak menimbulkan kerumunan,” terangnya.

Pos terkait