Persiapan Buka Kompetensi Baru, SMK Marsudirini Semarang Kunjungi SMK Widya Praja Ungaran

Keluarga besar SMK Marsudirini Santo Fransiskus Semarang berfoto bersama civitas SMK Widya Praja Ungaran, Kamis (17/1/2019).

WartaKita.org – SMK Marsudirini Santo Fransiskus Semarang mengadakan kunjungan ke SMK Widya Praja Ungaran yang beralamat di Jalan Jenderal Gatot Subroto 63 Ungaran pada Kamis (17/1/2019).

Kunjungan yang diikuti oleh  28 staf guru dan karyawan ini dalam rangka mempersiapkan pembukaan Kompetensi Keahlian Tata Boga pada Tahun Pelajaran 2019/2020.

Bacaan Lainnya

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajarai  kurikulum, sarana prasarana, dan proses belajar mengajar serta jejaring yang dibentuk untuk Praktik Kerja Industri dan rekurutmen alumni pada Kompetensi Keahlian Tata Boga, Tata Busana, dan Multimedia.

Kepala SMK Widya Praja Ungaran Eko Sutanto dalam sambutan menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan SMK Marsudirini Santo Fransiskus Semarang untuk saling berbagi dalam rangka mengembangkan sekolah.

“SMK Widya Praja Ungaran ini berdiri pada tanggal 1 Januari 1968. Awalnya sekolah bernama SMEA Pemda. Saat ini, SMK Widya Praja Ungaran mempunyai 6 Kompetensi Keahlian, yaitu Akuntansi Komputer, Administrasi Perkantoran, Tata Busana, Tata Boga, Teknik Sepeda Motor, dan Multimedia dan diampu oleh 43 guru,” katanya.

Eko Sutanto menambahkan, saat ini SMK Widya Praja Ungaran telah mempunyai 2 Sertifikat Lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP-P1) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yaitu untuk Kompetensi Keahlian Akuntansi Komputer dan  Tata Busana. Melalui sertifikat lisensi LSP-P1 ini, maka SMK Widya Praja Ungaran dapat menyelenggarakan uji kompetensi profesi bagi siswa SMK di sekitarnya.

“Pada tahun 2018, siswa Kelas XI Tata Boga SMK Widya Praja Ungaran, Danu Sentyoso, berhasil meraih juara pertama Lomba Inovasi Masakan Hasil Ikan dalam rangka Hari Ikan Nasional ke-5 di Boyolali pada 22 November 2018. Selain itu, pelajar Kelas XI Tata Busana, Amanda Lathifatul Hikmah berhasil meraih juara Harapan II Lomba Rancang Busana bagi Pelaku Usaha Produk Tekstil yang diselenggarakan Disperindag Provinsi Jawa Tengah pada 30 November 2018,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SMK Marsudirini Santo Fransiskus Semarang Suster M Paulina OSF mengatakan, pihaknya merasa terhormat atas sambutan dan persiapan yang dilakukan oleh keluarga besar SMK Widya Praja Ungaran ini.

Kami berharap, semoga kunjungan ini dapat menjadi bahan pembelajaran untuk lebih meningkatkan kualitas sekolah dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan pengembangan sekolah. Selain itu, melalui kunjungan ini diharapkan diantara kedua sekolah bisa saling berbagi pengalaman dalam meningkatkan kompetensi siswa. Agar setelah lulus para lulusan dapat terserap di dunia kerja maupun dunia industri,” harap suster.

Dalam kunjungan ini, rombongan dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kompetensi keahlian Tata Boga, Tata Busana, dan Multimedia. Masing – masing kelompok mengunjungi tempat praktek siswa, tempat pameran hasil karya, mendokumentasikan sarana prasarana dan administrasinya, serta berdialog dengan Ketua Kompetensi Keahlian, guru produktif, maupun siswa.

Selama dua jam, para guru dan suster melaksanakan kunjungan di masing – masing kompetensi keahlian. Di akhir kunjungan diisi dengan sesi tanya jawab. (/ls)

Pos terkait