Penderita Kanker Payudara Boleh Makan Apa Saja, Asal…

Komunitas penyintas penyakit kanker payudara yang tergabung dalam ‘’Teman Seperjuangan’’ berfoto bersama di sela kegiatan silaturahmi dan edukasi dalam rangka Bulan Kewaspadaan Kanker Payudara di Rumah Makan Banyoe Oerip Klaten, Senin (31/10/2022).

WartaKita.org – Komunitas penyintas penyakit kanker payudara yang tergabung dalam ‘’Teman Seperjuangan’’ menggelar kegiatan silaturahmi dan edukasi dalam rangka Bulan Kewaspadaan Kanker Payudara di Rumah Makan Banyoe Oerip Klaten, Senin (31/10/2022).

Kegiatan dihadiri sekitar 50 penyintas kanker payudara yang selama ini menjadi pasien RSUP Dr Soerdji Tirtonegoro (RSST) Klaten.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan ini hadir dua narasumber, yaitu Dokter Spesialis Bedah Onkologi dan Konsultan dari RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten, dr Aryo Nindito dan Dokter Spesialis Gizi Klinis yang bertugas di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro dan RSI Klaten, dr Pitra Sekar Diandra.

Ketua Komunitas penyintas penyakit kanker payudara ”Teman Seperjuangan”, Trisnaningsih mengatakan, komunitas ini terbentuk melalui Grup WhatsApp grup (WAG) pada Desember 2019. Saat ini, anggotanya sekitar 300 orang. Namun yang hadir dalam kegiatan ini hanya sekitar 50 orang.

“Kegiatan seperti ini untuk menjalin silaturahmi dan menambah pengetahuan sesama penyintas kanker. Kita hadir untuk saling menyemangati satu sama lain,” katanya.

Narasumber Dokter Spesialis Bedah Onkologi dan Konsultan dari RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten, dr Aryo Nindito menyampaikan, sebagian besar pasien penyakit kanker payudara yang datang ke rumah sakit itu sudah stadium tinggi atau lanjut. Hal ini dikarenakan rasa takut, malu, atau tidak tahu.

Nah, kehadiran Komunitas penyintas penyakit kanker payudara Teman Seperjuangan ini sangat diperlukan. Karena untuk menyemangati sesama penyintas. Sebab, orang yang terkena kanker biasanya dilanda kecemasan dan depresi sehingga menjadi lemah secara fisik dan mental. Kondisi ini bisa diminimalisir dengan keberadaan Komunitas Teman Seperjuangan seperti ini,” katanya.

Sedang Dokter Spesialis Gizi Klinis yang bertugas di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro dan RSI Klaten, dr Pitra Sekar Diandra menjelaskan, penderita kanker payudara wajib memperhatikan pola makan mereka.

Mereka harus melakukan diet makanan seimbang, dan banyak makan sayur, biji-bijian, serta buah-buahan. Mereka juga perlu makan daging, minum susu dan produk susu secukupnya. Juga butuh lemak dan gula dalam jumlah kecil.

“Prinsipnya, penderita kanker payudara itu butuh zat gizi ekstra, tetapi bukan makanan ekstra. Boleh makan apa saja, asal cara memasaknya yang benar. Jangan pakai penyedap rasa,” pesannya.

Pos terkait