WartaKita.org – SMP Negeri 1 Ngawen, Kabupaten Klaten melakukan outing class (belajar di luar kelas) di Candi Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan pada Selasa (5/11/2019).
Outing class diikuti oleh 240 siswa-siswi dari Kelas 7.
Outing class merupakan salah satu media yang efektif dan efisien dalam menyampaikan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Sebab, pembelajaran bukan dari teori saja. Tetapi juga dari kebenaran yang nampak atau bukti nyata di lapangan.
Outing class ini bertujuan untuk mendekatkan siswa dengan lingkungan, dan mempermudah memahami materi yang diajarkan dengan melihat realita yang sesungguhnya di lapangan.
Dalam outing class ini, anak-anak dengan didampingi guru pembimbing (wali kelas) diajak untuk melihat dan mengamati kondisi Candi Plaosan. Anak-anak juga diminta untuk men catat hal-hal penting yang nantinya menjadi materi penulisan laporan yang ditugaskan oleh guru pembimbingnya.
Para siswa menjalankan arahan dari para pembimbing ini dengan penuh antusias dan gembira.
Usai mengamati candi, selanjutnya anak-anak diajak menyaksikan pentas sendratari Ramayana di komplek Candi Prambanan.
Sendratari Ramayana merupakan sebuah pertunjukkan yang menggabungkan tari dengan drama tanpa dialog yang mengisahkan usaha Rama menyelamatkan Shinta yang diculik Rahwana.
Dengan menyaksikan pentas secara langsung, maka anak-anak lebih mudah menangkap kisah Rama dan Shinta. Selain itu, anak-anak juga dapat ikut merasakan dan menghayatinya.
Pentas yang memakan waktu sekitar dua jam ini memukau para penonton, baik domestik maupun wisatawan asing yang saat itu dihadiri keluarga Kerajaan Malaysia.









