OSIS SMP Kanisius Gayam Adakan LKTD, Usung Tema “Menjadi Pemimpin Peduli”

Sebagian peserta LKTD OSIS SMP Kanisius Gayam berfoto bersama narasumber.

Warta Kita.org – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Kanisius Gayam Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) dengan mengusung tema “Menjadi Pemimpin Peduli”.

KLTD ini dalam rangka membentuk jiwa kepemimpinan yang berkarakter dan berbelarasa.

Bacaan Lainnya

Tema ini berlandaskan pada nilai “5K “ (keunggulan, kejujuran, kepedulian, kedisiplinan, dan kemerdekaan).

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan dibagi dalam dua bagian utama yaitu, Pra LKTD yang dilaksanakan pada Selasa (7/10/2025) serta Pelaksanaan LKTD pada Jumat sampai Sabtu (10–11/10/2025).

Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Chr. Danang Wahyu P dan Yoga Jati Kusuma, yang merupakan staf pengajar dari SMA Kolese De Britto Yogyakarta.

Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh para siswa SMA Kolese De Britto yang merupakan alumni SMP Kanisius Gayam, yang turut menjadi pendamping dan fasilitator lapangan selama kegiatan berlangsung.

Program ini merupakan bagian dari bukti konkret bahwa SMA Kolese De Britto selalu berusaha memberikan praktik baik bagi sekolah-sekolah feeder sebagai wujud nyata dari hasil Sinode Pendidikan Keuskupan Agung Semarang (KAS) yang disampaikan Bapa Uskup KAS beberapa waktu yang lalu.

Berbagi praktik baik ini merupakan bagian dari program 3 B (berkolaborasi, berkontribusi dan berpretasi) dari SMA Kolese De Britto yang pada tahun ini mulai digalakkan dan dilaksanakan dengan berlandaskan semangat Ignasian.

Dalam proses dan dinamikanya, pelaksanaan kegiatan LKTD OSIS SMP Kanisius Gayam Yogyakarta berlansung secara dinamis.

Pra LKTD: Mengenal Diri Lewat Jendela Johari

Pra LKTD menjadi tahap awal pembentukan kesadaran diri bagi peserta.

Dalam sesi ini, para siswa diajak mengenal diri dan orang lain melalui konsep Jendela Johari. Melalui aktivitas interaktif, peserta belajar tentang empat area kepribadian (area terbuka, buta, tersembunyi, dan tak dikenal) yang membantu peserta memahami potensi dan keterbatasan diri, serta pentingnya komunikasi terbuka dalam tim.

Sesi ini menjadi pondasi untuk mengembangkan kepemimpinan yang berangkat dari kesadaran diri dan keterbukaan terhadap orang lain dan nilai penting dalam proses pembentukan pemimpin peduli.

Peserta LKTD OSIS SMP Kanisius Gayam membersihkan area publik bersama warga sekitar sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

Hari Pertama LKTD: Kepemimpinan Yang Menginspirasi Dan Reflektif

Kegiatan hari pertama LKTD pada Jumat (10/10/2025) dibuka secara resmi oleh pihak sekolah mulai pukul 15.00 WIB dan dilanjutkan dengan empat sesi utama yang sarat makna dan pengalaman.

Pertama, pemaparan kepemimpinan Ignasian. Dalam sesi ini, para narasumber memperkenalkan konsep kepemimpinan Ignasian, yaitu kepemimpinan yang berlandaskan dalam buku Heroic Leadership yang mengacu pada Latihan Rohani Santo Ignatius.

Disampaikan, ada empat unsur pokok yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, yaitu kesadaran diri, kecerdikan, cinta kasih dan semangat kepahlawanan. Peserta diajak memahami bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar memiliki posisi, tetapi kemampuan untuk melayani dan menggerakkan orang lain demi kebaikan bersama.

Kedua, Wide Game. Dimulai dengan penampilan teater mini per kelompok mengangkat tema nilai dasar Kanisius (keunggulan, kejujuran, kepedulian, kedisiplinan, dan kemerdekaan) dan pengibaran Sang Saka Merah Putih. Sesi ini dirancang untuk menumbuhkan kerja sama, kreativitas, dan nasionalisme.

Peserta dibagi dalam kelompok untuk menampilkan teater mini sesuai tema setiap kelompok serta melakukan pengibaran bendera Merah Putih menggunakan alat sederhana. Aktivitas ini melatih strategi, komunikasi, serta kebersamaan antar peserta.

Ketiga, pemaparan dan pelaksanaan percakapan rohani tiga putaran (sharing 3 putaran) dipandu oleh fasilitator dari SMA Kolese De Britto. Peserta belajar melakukan percakapan rohani (mendalami pengalaman iman) yang menekankan pendengaran aktif, saling berbagi pengalaman, dan menemukan inspirasi dari pengalaman pribadi maupun kelompok. Sesi ini menumbuhkan kepekaan hati serta kemampuan reflektif seorang pemimpin muda.

Dan keempat, pemaparan dan pelaksanaan Examen (pemeriksaan kesadaran) dengan latihan rohani Examen, yaitu refleksi harian untuk mengenali kehadiran Tuhan dalam setiap peristiwa. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk mensyukuri pengalaman hari itu, mengenali hal-hal yang patut diperbaiki, serta meneguhkan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih peduli dan bertanggung jawab.

Peserta LKTD OSIS SMP Kanisius Gayam melakukan orasi di sekitar traficlight bertema peduli lingkungan hidup.

Hari Kedua LKTD: Dari Refleksi Menuju Aksi Nyata

Sabtu (11/10/2025), menjadi puncak kegiatan LKTD dengan serangkaian aksi nyata yang menunjukkan semangat kepedulian sosial peserta.

Diawali dengan peregrinasi (ziarah jalan kaki), sebagai simbol perjalanan batin seorang pemimpin. Dalam perjalanan ini, peserta diajak untuk merenungkan panggilan menjadi pemimpin yang hadir dan melayani di tengah masyarakat.

Setelah itu dilanjutkan dengan aksi diri yang dibagi dalam tiga bentuk kegiatan.

Pertama, orasi di tempat umum bertema peduli lingkungan hidup seperti di sekitar trafic light dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Peserta secara bergantian menyampaikan pesan-pesan moral tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian bumi.

Kedua, kerja bakti di sekitar Stasiun Lempuyangan, dimana peserta membersihkan area publik bersama warga sekitar sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

Dan ketiga, aksi sosial di Pasar Lempuyangan, di mana peserta diminta untuk mencari “induk semang” di antara para pedagang dan membantu dalam aktivitas jual beli. Kegiatan sederhana ini menanamkan rasa empati, tanggung jawab sosial, dan penghargaan terhadap kerja keras masyarakat kecil.

Kegiatan LKTD ini diakhiri dengan pengikat makna dan ibadat penutup, dimana seluruh peserta berkumpul kembali di sekolah untuk mengikuti sesi refleksi dan pengikat makna. Dalam suasana hening dan penuh kehangatan, para peserta berbagi pengalaman, kesan, dan pembelajaran yang peroleh selama dua hari kegiatan.

LKTD kemudian ditutup dengan Ibadat Penutup yang dipimpin oleh guru pendamping. Dalam ibadat tersebut, peserta diajak untuk mensyukuri pengalaman, serta meneguhkan komitmen untuk menjadi pemimpin yang berjiwa peduli, rendah hati, dan siap melayani.

Peserta LKTD OSIS SMP Kanisius Gayam melakukan aksi sosial di Pasar Lempuyangan.

Kegiatan LKTD OSIS SMP Kanisius Gayam tahun 2025 ini bukan sekadar pelatihan kepemimpinan, melainkan proses pembentukan karakter dan spiritualitas kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai Ignasian dan semangat pelayanan.

Dengan dukungan narasumber berpengalaman serta kolaborasi alumni dari SMA Kolese De Britto, kegiatan ini berhasil menanamkan nilai-nilai kepedulian, tanggung jawab, kerja sama, dan refleksi diri kepada para peserta.

Para siswa pulang dengan semangat baru menjadi pemimpin yang tidak hanya mampu berpikir dan bertindak, tetapi juga mampu merasakan dan berbelarasa terhadap sesama, sesuai dengan semangat tema besar kegiatan, yaitu “Menjadi Pemimpin Peduli.”

Pos terkait