Mengadu Nasib Ke Jogja, Alif Berjualan Es Dawet Ayu, Sehari Dapat Rp200 Ribu

Alif sedang meracik es dawet untuk pembelinya, Rabu (7/12/2022).

WartaKita.org – Alif, laki-laki berusia 28 tahun ini adalah warga asli Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ia bekerja sebagai penjual es dawet. Karena ingin memenuhi kebutuhan hidupnya, maka Alif pun pindah ke Yogyakarta.

Saat ini, Alif bertempat tinggal di Jalan Brigjen Katamso Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Di Gondomanan, Alif nge-kost bersama sang ayah. Ia mempunyai dua saudara, dan keduanya juga sudah bekerja.

Bacaan Lainnya

Sebagai anak sulung, Alif mempunyai tanggung jawab yang besar. Karena itu, ia pun bekerja menjual es dawet ayu agar dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.

Setiap hari, Alif bangun pukul 03.00 pagi untuk membuat es dawet. Setelah es dawet sudah siap untuk dijual, Alif akan berangkat ke Malioboro pada pukul 08.00. Ia ke Malioboro dengan berjalan kaki.

Alif bekerja mulai pukul 09.00 sampai pukul 17.00 WIB.

Menjual es dawet sudah menjadi pekerjaan Alif setiap harinya. Karenanya, Alif terlihat sangat ramah kepada pelanggan. Ia juga sangat bersemangat melayani pelanggan yang membeli es dawetnya.

“Setelah es dawet laku terjual, saya akan pulang dan beristirahat, supaya bisa bangun awal untuk membuat es dawet lagi,” kata Alif.

Penghasilan yang diperoleh Alif biasanya mencapai sekitar Rp200 ribu per harinya. Namun penghasilan yang diperoleh itu harus dibagi dua untuk membayar gerobak yang disewanya. Per bulan, Alif membayar sewa gerobak Rp200 ribu. Hal ini membuat Alif lebih bersemangat untuk menjual es dawetnya.

“Apapun rintangan yang dihadapi harus dijalani dengan baik. Nikmati hidup selagi masih bisa. Usaha dari hasil sendiri akan membuat kita lebih merasa senang,” ujar Alif.

Pos terkait