Manfaatkan Limbah Besi Baja, Tim PkM UP45 Yogyakarta Rancang Alat Peraga Pengeboran Migas “Jack Up Rig” Melalui Teknologi Plasma Cutting

Tim PKM UP45 berfoto bersama karyawan UD Aneka Plastik Bantul.

WartaKita.org – Tim Dosen Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Proklamasi 45 (UP45) Yogyakarta melakukan Serah Terima Alat “Plasma Cutting” sebagai alat untuk mengelola limbah besi baja kepada UD Aneka Plastik di Jalan Parangtritis Padukuhan Tembi, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul pada Kamis (24/10/2024).

Kegiatan tersebut dalam rangkaian pelaksanaan Hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat.

Bacaan Lainnya

Adapun Tim PkM LPPM UP45 Yogyakarta ini terdiri dari Lia Yunita dari Program Studi Teknik Perminyakan dan Sukarjo dari Program Studi Teknik Mesin serta Andri Prasetyo Nugroho dari Program Studi Teknik Lingkungan.

Selain itu, tim juga melibatkan dua mahasiswa dari Program Studi Teknik Perminyakan yaitu I Wayan Bagas Wiratama dan Yohanes Reinaldi Sulu Within, serta dua mahasiswa Program Studi Teknik Mesin yaitu Rafi Yusuf Fadilah dan Ahmad Shiful Kodim.

Kegiatan Serah Terima Alat “Plasma Cutting” yang dirangkai dengan Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Besi Baja dengan Teknologi Plasma Cutting ini berjalan lancar. Kegiatan ini diikuti oleh para karyawan UD Aneka Plastik serta tim PkM UP45.

Serah terima alat Plasma Cutting dan Kompressor diwakili oleh Lia Yunita selaku Ketua Tim PkM dan diterima oleh Warasanto selaku Perwakalin dari UD Aneka Plastik.

Tim PkM UP45 memaparkan pemanfaatan limbah besi baja melalui teknologi Plasma Cutting di UD Aneka Plastik Bantul.

Ketua Tim PkM, Lia Yunita yang didampingi oleh anggota tim dalam acara tersebut memaparkan, program ini dimaksudkan agar dapat meningkatkan pengetahuan bagi pekerja UD Aneka Plastik dalam mengelola limbah besi baja.

“Kualitas limbah besi baja dapat meningkat karena dapat dibuat menjadi alat peraga Jack Up Rig atau alat peraga pembelajaran untuk simulasi pengeboran migas,” terang Lia Yunita yang juga Ketua Program Studi Teknik Perminyakan FT UP45 ini.

Lebih lanjut Lia Yunita menyampaikan, pembuatan alat peraga Jack Up Rig beserta simulasi pengeboran dengan memanfaatkan limbah besi baja dengan teknologi Plasma Cutting ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik UP45.

Pembuatan alat tersebut akan melatih ketrampilan berpikir mahasiswa Universitas Proklamasi 45 dalam merancang dan melakukan pemotongan serta pengelasan.

“Selain itu, nantinya dapat meningkatkan soft skill peserta didik SMK Bina Harapan Program Studi Teknik Pemboran Migas sebagai mitra dalam program pengabdian masyarakat ini,” harap Lia, panggilan akrabnya

Sedangkan Warasanto selaku perwakilan dari UD Aneka Plastik mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kemendibudristekdikti dan Universitas Proklamasi 45 yang telah memberikan alat Plasma Cutting untuk mengolah limbah besi baja di UD Aneka Plastik ini. Sebelumnya, UD Aneka Plastik belum mengetahui cara mengolah limbah besi baja dengan teknologi Plasma Cutting.

“Semoga dengan kegiatan ini UD Aneka Plastik dapat memanfaatkan limbah besi baja menjadi barang yang lebih berguna,” harap Warasanto.

Pos terkait