Manfaatkan Galon Bekas, Mahasiswa KKN UNS Ajak Warga Selokaton Budidaya Lele

Kelompok KKN Literasi 117 UNS menggelar sosialisasi dan praktik langsung budidaya ikan lele memanfaatkan galon bekas yang dipadukan dengan sistem hidroponik kangkung di Dusun Siwal, Desa Selokaton, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar pada Senin, 27 Juli 2026.

Warta Kita.org – Keterbatasan lahan pekarangan tak lagi menjadi halangan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Hal ini dibuktikan oleh Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi 117 Universitas Sebelas Maret (UNS) yang menggelar sosialisasi dan praktik langsung budidaya ikan lele memanfaatkan galon bekas yang dipadukan dengan sistem hidroponik kangkung di rumah Kepala Dusun Siwal, Desa Selokaton, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar pada Senin, 27 Juli 2026.

Program bertajuk “Optimalisasi Pekarangan Melalui Modifikasi Budidaya Ikan dengan Galon dan Hidroponik untuk Mendukung Ketahanan Pangan Rumah Tangga” ini dijalankan sembilan mahasiswa lintas program studi UNS di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Fatma Ulfatun Najicha, S.H., M.H.

Kegiatan ini sejalan dengan SDGs poin ke-2 (tanpa kelaparan) dan ke-3 (kehidupan sehat dan sejahtera).

Program ini digagas untuk menjawab persoalan menyempitnya lahan pertanian di Desa Selokaton akibat alih fungsi kawasan menjadi wilayah perkotaan, yang membuat banyak keluarga kini hanya memiliki pekarangan berukuran terbatas.

Metode budidaya ikan lele dalam galon bekas yang dipadukan hidroponik kangkung — pengembangan dari konsep budikdamber — dinilai menjadi solusi hemat ruang dan biaya untuk pemenuhan pangan mandiri.

Sosialisasi Hingga Praktik Langsung

Kegiatan yang menyasar ibu-ibu PKK dan warga umum Dusun Siwal, Desa Selokaton ini diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian ketahanan pangan serta pentingnya pemenuhan pangan mandiri di tingkat rumah tangga.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan teknik budidaya ikan lele menggunakan galon yang dipadukan dengan sistem hidroponik kangkung, lengkap dengan penjelasan mengenai keunggulan metode tersebut serta cara perawatan instalasinya dalam keseharian.

Sebagai puncak kegiatan, seluruh peserta melakukan praktik langsung pembuatan unit instalasi galon-hidroponik sebanyak dua unit.

Praktik ini dirancang agar warga memperoleh gambaran yang jelas mengenai tahapan pembuatan, sehingga dapat menerapkannya secara mandiri di rumah masing-masing.

Respons Positif Dan Rencana Perluasan

Kelompok KKN Literasi 117 UNS berharap program ini dapat terus berlanjut meski masa penugasan KKN telah usai seiring dengan rencana replikasi kegiatan oleh Ketua RT ke wilayah-wilayah lain di Desa Selokaton.

Antusiasme warga Dusun Siwal terhadap program ini terbilang tinggi.

Tak berselang lama setelah kegiatan usai, sejumlah warga mulai mempraktikkan sendiri ilmu yang diperoleh.

Tak hanya berhenti di tingkat rumah tangga, semangat warga turut mendorong Ketua RT setempat untuk berencana memperluas program ini dengan memperkenalkan teknik serupa kepada RT-RT lain di Desa Selokaton.

Harapan Keberlanjutan

Kelompok KKN Literasi 117 berharap program ini dapat terus berlanjut meski masa penugasan KKN telah usai, seiring dengan rencana replikasi kegiatan oleh Ketua RT ke wilayah-wilayah lain di Desa Selokaton.

Dengan demikian, manfaat program diharapkan dapat dirasakan secara lebih merata dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan rumah tangga di tingkat dusun maupun desa.

Pos terkait