Warta Kita.org – Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi 116 Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan program POC KITA (Pupuk Organik Cair Kreasi Warga) bagi Kelompok Tani Ngudi Makmur di Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar pada Rabu, 15 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam memanfaatkan bahan organik yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi pupuk organik cair yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pertanian maupun pemeliharaan tanaman.
Program POC KITA dilatarbelakangi oleh masih banyaknya bahan organik rumah tangga dan lingkungan yang berpotensi untuk dimanfaatkan kembali.
Melalui pengolahan sederhana, bahan-bahan tersebut dapat diolah menjadi pupuk organik cair sehingga memiliki nilai guna dan dapat membantu mengurangi pembuangan limbah organik.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan praktik pemanfaatan sumber daya yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Praktik Pembuatan POC Secara Langsung
Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai pupuk organik cair serta penjelasan bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatannya.
Tim KKN memperkenalkan EM4 air cucian beras, gula jawa sebagai molasse, limbah sayur dan buah, serta air sebagai bahan dalam pembuatan POC KITA.
Setelah penyampaian materi, Tim KKN melakukan demonstrasi pembuatan POC di hadapan 45 peserta.
Tahapan pembuatan diperagakan secara langsung agar masyarakat dapat melihat proses pencampuran bahan dan memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pembuatan POC.

Dalam kegiatan tersebut, Tim KKN juga membagikan dua botol EM4 kepada masyarakat sebagai starter untuk membantu warga mempraktikkan kembali pembuatan POC di rumah masing-masing.
Dengan demikian, kegiatan tidak berhenti pada demonstrasi, tetapi masyarakat memiliki bahan pendukung untuk mencoba membuat POC secara mandiri setelah kegiatan berlangsung.
Dari demonstrasi yang dilakukan, dihasilkan 10 liter pupuk organik cair (POC).
Hasil tersebut menjadi contoh produk yang dapat dibuat dengan memanfaatkan limbah organik dan bahan yang relatif mudah diperoleh masyarakat.
Dorong Pemanfaatan Limbah Organik Tingkat Rumah Tangga
“Melalui program POC KITA, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan bahan organik yang ada di sekitar secara lebih produktif. Selain mengurangi limbah, pupuk yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan untuk tanaman sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Najma Audya selaku penanggung jawab program POC KITA.
Program POC KITA juga menjadi salah satu upaya Tim KKN dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDGs Nomor 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDGs Nomor 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Melalui edukasi dan praktik langsung, masyarakat memperoleh pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus membangun kesadaran terhadap pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami cara pembuatan pupuk organik cair, tetapi juga mampu melanjutkan proses produksi dan pemanfaatannya secara mandiri.
POC KITA diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam membangun kebiasaan pengelolaan limbah organik yang lebih baik sekaligus mendukung pemanfaatan potensi lokal Desa Kragan secara berkelanjutan.









