WartaKita.org – Akademi Sekretari Manajemen Marsudirini (ASMI) Santa Maria Yogyakarta mengadakan perayaan Ekaristi dalam rangka kegiatan pembinaan rohani untuk mempersiapkan diri menyambut Ujian Akhir Semester (UAS) dan mengakhiri semester gasal 2019/2020.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Rama Laurentius Bondan Pujadi Pr.
Rama Bondan dalam homili menyampaikan tentang pertanyaan Nadim Karim: “Apa yang dicari dari pendidikan?” dan pernyataan Kak Seto: “Meskipun nilai Matematika 4, saya tetap baik”.
Menurut Rama Bondan, pendidikan adalah mencari orang yang terdidik.
“Hewan saja bisa tampil dalam sirkus karena telah dididik dengan latihan-latihan. Kalau manusia sudah dididik, maka harusnya lebih manusia lagi. Karena manusia adalah ciptaan yang baik. Maksudnya, sebagai mahasiswa juga harus lebih baik, bukan malah tidak tau apa yang baik,” kata rama.
Dalam Ekaristi itu Rama Bondan juga berbagi tips untuk mahasiswa yang sedang berjuang dalam menempuh pendidikan. Pertama, mahasiswa harus sadar bahwa dia itu baik dan bisa melakukan yang baik.
“Meskipun Kak Seto mendapatkan nilai Matematika hanya 4, dia tetap baik. Kuliah itu bagian dari hidup, maka kalau gagal kuliah itu bukan gagal hidup. Kalau malas mengerjakan tugas, malas kuliah, itu menggagalkan diri. Kalau sudah berusaha tetapi tidak mendapat nilai tinggi, tidak apa. Karena kuliah itu mendidik, bukan mencari nilai. Sehingga belajar tidak hanya di bangku kuliah saja, namun dari pengalaman hidup. Karena itu, aku harus meyakinkan diriku baik,” ujar rama.
Kedua, mahasiswa harus mempunyai keinginan atau kemauan. Maka, mahasiswa harus mengetahui kuliah itu mau apa? Kalau tidak ada kemauan, hidup akan ngalor ngidul. Pepatah memgatakan: ada kemauan ada jalan. Alam raya akan mendukung.
“Mahasiswa harus semangat. Karena semangat mengundang berkat. Orang yang semangat itu, Tuhan sertamu. Tetapi orang yang malas itu, setan sertamu,” tandas rama.
Ekaristi ini ditutup dengan koor oleh mahasiswa Asrama Katarina Daemen.
Dalam kegiatan pembinaan rohani ini juga menghadirkan Daniel Anton untuk memimpin kebaktian mahasiswa Kristen yang diadakan di Laboratorium Audio Visual, dan Sudibyo untuk membina mahasiswa muslim di Laboratorium Komunikasi.
Dari kegiatan pembinaan rohani ini diharapkan para mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta siap untuk menghadapi Ujian Akhir Semester gasal.







