Warta Kita.org – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Progres Inti Solusi menggelar acara pelepasan siswa magang ke Jepang Angkatan ke 8 dan ke 9 di kantor lembaga setempat pada Kamis (4/12/2025).
Acara pelepasan siswa magang ke Jepang ini dihadiri Bupati Klaten yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Klaten Muh Nasir, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten Luciana Rina Damayanti, Atase Ketenagakerjaan Kedutaan Besar Jepang Mr Itetsu Tanaka, Dewan Pengawas Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (AP2LN) Bob Felix dan undangan lainnya.
Direktur LPK Progres Inti Solusi Ajat Sudrajat dalam laporan menyampaikan, ada sebanyak 90 siswa dan siswi LPK Progres Inti Solusi yang akan magang ke Jepang. Sedang yang akan terbang ke Jepang dalam waktu dekat ini ada 30 orang. Sementara lainnya akan terbang ke Jepang pada tahun depan secara berurutan.
“Siswa yang akan terbang ke Jepang nanti akan bekerja di berbagai sektor, dari industri pabrik, industri makanan, konstruksi, perhotelan, pertanian, dan ada beberapa di panti lansia,” katanya.
Ajat Sudrajat menjelaskan, LPK Progres Inti Solusi terhitung LPK SO (Sending Organization dari Kementerian Ketenagakerjaan) baru di Klaten. LPK ini berdiri sekitar tiga tahun yang lalu, dan tergabung di AP2LN, bersama 195 anggota lainnya.
“Karena Jepang menghadapi krisis demografi dan membutuhkan puluhan ribu tenaga kerja asing, (maka) ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia. Apalagi, program pemagangan ke Jepang juga menunjukkan kemajuan yang positif. Ini didorong oleh kebutuhan tenaga kerja Jepang dan inisiatif dari pemerintah Indonesia,” ujarnya.
Ajat Sudrajat menyatakan, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Februari 2025, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Klaten tercatat 3,79 persen.
“Angka ini menjadi perhatian kita. Betapa pentingnya menciptakan lapangan kerja, terutama bagi generasi muda agar potensi penduduk produktif ini bisa bekerja. Karena itu kami berharap, Pemerintah Kabupaten Klaten mendukung kami, LPK SO, LPK penyangga, supaya bekerja sama mengurai pengangguran yang ada. Mari kita jadikan Klaten sebagai kabupaten dengan SDM (sumber daya manusia) yang produktif, inovatif, dan sejahtera,” ungkapnya.

Sedang Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Klaten Muh Nasir mengucapkan terima kasih kepada LPK Progres Inti Solusi yang telah menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi peserta magang.
“Keberadaan LPK Progres Inti Solusi ini telah membantu Pemerintah Kabupaten Klaten utamanya dalam menyediakan lapangan kerja untuk masyarakat Kabupaten Klaten. Harapannya, semoga kedepan, LPK Progres Inti Solusi ini dapat terus berkembang dan bersinergi dengan Pemkab Klaten,” harap Bupati.
Bupati Klaten pun berpesan kepada para siswa magang dan keluarganya untuk satu, gunakan kesempatan ini untuk magang dan bekerja dengan sebaik-baiknya. Dua, selama mengikuti magang dan bekerja di Jepang harus senantiasa menjaga sikap, perilaku, tata krama, serta selalu mendekatkan diri kepada Tuhan. Tiga, agar mereka bekerja dengan penuh semangat, tekun, sungguh-sungguh, sehingga dalam mengikuti program magang ini bisa berdaya guna dan berhasil guna.
“Empat, kepada orangtua agar senantiasa mendoakan yang terbaik untuk putra dan putrinya, sehingga selama mengikuti program magang ini dapat bekerja dengan sebaik-baiknya. Dan lima, kepada LPK Progres Inti Solusi untuk terus memonitor perkembangan anak -anak yang magang ke Jepang ini, sehingga apapun yang ada nanti, bisa terpantau keadaannya,” pesan Bupati.
Sementara itu Atase Ketenagakerjaan Kedutaan Besar Jepang Mr Itetsu Tanaka, mengatakan program pelatihan magang di Jepang sudah dimulai pada tahun 1993. Dari program magang di Jepang ini, sudah banyak peserta dari Indonesia yang memperoleh ketrampilan, dan sekarang sukses berbisnis.
“Saat ini ada sekitar 200 ribu orang Indonesia tinggal di Jepang,” tandasnya.

Mr Itetsu Tanaka menambahkan, agar bisa berhasil dalam magang di Jepang, maka peserta harus bersemangat dan bekerja keras.
“Anda harus mempunya itikad kerja yang baik, tekun, disiplin, dan sebagainya. Ini akan menjadi kunci sukses saat anda bekerja di Jepang,” pesannya.
Terkait, salah satu siswa magang ke Jepang, Aditya mengaku sudah siap untuk magang di negara matahari terbit itu.
“Persiapannya sudah satu minggu yang lalu. Saya sudah siap, dan insyaallah hari depan saya berangkat ke Jepang,” ucapnya.
Aditya menambahkan, selama belajar di LPK Progres Inti Solusi, ia diajari hal basic dari bahasa jepang, yaitu mulai dari huruf kanji, hiragana, katagana, dan juga diajari guru mengenai hal kaiwa, budaya dan kesenian di Jepang.
“Saya akan bekerja di Kota Kumagaya, Prefektur Saitama. Bidangnya di plastic molding, bagian manufaktur,” kata Aditya.









