WartaKita.org – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Klaten Ny Endang Samiasih Rahayu Yoga Hardaya langsung “bergerak” usai dilantik oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Ny Atiqoh Ganjar Pranowo pada Jumat (26/2/2021).
Ny Endang Samiasih Rahayu Yoga Hardaya bersama rombongan melakukan kunjungan kerja pertama kali di Konveksi Nafisa di Dukuh Tempursari, Desa Tempursari, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten pada Senin (1/3/2021).
Usai kunjungan ke Konveksi Nafisa, rombongan menemui TP PKK Desa Tempursari di balai desa setempat.
Endang Samiasih Rahayu Yoga Hardaya menyampaikan, kunjungannya ke Konveksi Nafisa ini merupakan kunjungan pertama kali setelah dilantik menjadi Ketua TP PKK Kabupaten Klaten.
“Kami ingin melihat secara langsung kondisi yang dialami para pelaku UMKM. Kami ingin membangkitkan UMKM di Kabupaten Klaten di masa pandemi covid-19 ini,” katanya.
Endang Samiasih Rahayu Yoga Hardaya menyatakan, untuk membantu para pelaku UMM yang terdampak pandemi, maka TP PKK Klaten akan bekerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Perindagkop dan UMKM, dan lainnya.
“Kita akan minta OPD untuk membantu melalui pelatihan-pelatihan. Kita juga ingin membantu masyarakat yang sudah punya usaha tetapi belum bisa memasarkan agar bisa maju dan lebih baik. TP PKK kabupaten akan membantu dalam hal pelatihan dan bimbingan, serta memasarkan lewat Dekranasda (Dewan Kerajian Nasional Daerah),” ujarnya.
Sementara itu, pemilik Konveksi Nafisa, Fachrudin mengatakan, di masa pandemi ini, usaha konveksinya memang masih dibilang lancar. Tetapi yang menjadi masalah adalah bahan baku.
“Kalau dulu (sebelum pandemi), biasanya kita mendapat bahan baku, kemudian tiga bulan lagi baru membayar. Tetapi sekarang harus cash (kontan). Ada uang, ada barang. Di samping itu, jumlah tenaga kerja juga berkurang, karena masih dalam suasana pandemi,” paparnya.
Fachrudin menjelaskan, di masa pandemi ini, pemasaran produk konveksinya kebanyakan melalui online. Sebab pasar-pasar masih tutup karena pandemi. Untuk pemasaran online, permintaan konsumen lumayan banyak.
“Untuk pemasaran, kita sampai Semarang, Jogja, dan Solo. Untuk Surabaya, kita baru pendekatan. Sebenarnya banyak permintaan, tetapi untuk harga belum masuk (sepakat),” ucapnya.
Sekadar diketahui, Konveksi Nafisa ini memproduksi pakaian dalam pria dan wanita, pakaian bayi, dan perlengkapan melahirkan.









