Kembangkan Kreativitas Warga, Mahasiswa KKN Undip Adakan Pelatihan Pembuatan Eco-Print Di Desa Glagahombo

Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro di Desa Glagahombo berfoto bersama para Ibu PKK Dukuh Karanglo di sela pelatihan pembuatan Eco-Print pada Jumat (2/8/2024).

WartaKita.org – Mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang 2023/2024 telah mengadakan program kerja multidisiplin berupa Workshopreneur Eco-Print untuk pengembangan kreativitas para ibu PKK Desa Glagahombo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang dengan pelatihan pembuatan Eco-Print pada Jumat (2/8/2024).

Pelatihan pembuatan Eco-Print ini dilakukan di halaman depan Masjid Karanglo 2 pada hari Jumat (2/8/2024) pada pukul 14.00 sampai 15.30 WIB dengan sasaran kegiatan yaitu para ibu anggota PKK Dukuh Karanglo 2 sebanyak 17 orang.

Bacaan Lainnya

Untuk diketahui, Eco-Print merupakan metode cetak alami menggunakan bahan-bahan organik seperti daun atau bunga untuk membentuk pola-pola yang indah dan menarik. Eco-Print dapat dilakukan di media cetak seperti kain dan totebag, dan pola yang terbentuk pada media ini memiliki nilai jual tersendiri.

Sedang bahan yang digunakan untuk Eco-Print ini dapat diperoleh dari lingkungan sekitar desa dan bersifat ramah lingkungan serta memerlukan sedikit biaya. Banyak keanekaragaman tanaman yang berpotensi dapat dimanfaatkan sebagai bahan Eco-Print di lingkungan sekitar desa.

Pelatihan Eco-Print ini selain bermanfaat untuk melatih kreativitas, juga dapat meningkatkan keterampilan warga dalam berwirausaha.

Pelatihan ini dimulai dengan penjelasan sekilas mengenai pengertian Eco-Print, keuntungan pembuatan Eco-Print, dan cara pembuatan Eco-Print.

Setelah dilakukan pemaparan materi, pelatihan dilanjutkan dengan sesi praktek yang dimulai dengan persiapan alat dan bahan dan pembuatan Eco-Print dengan media cetak berupa totebag.

Para ibu PKK Dukuh Karanglo antusias mengikuti pelatihan pembuatan Eco-Print yang diadakan Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro pada Jumat (2/8/2024).

Pembuatan Eco-Print ini dilakukan dengan cara mengatur dedaunan agar menjadi motif-motif yang cantik, kemudian dilapisi plastik, dan dipukul dengan alat pemukul seperti palu agar pigmen daun dapat menempel pada kain totebag.

Totebag yang telah terbentuk motif dedaunan kemudian direndam air tawas selama 20 menit agar pigmen daun dapat menempel dan dikeringkan.

Selain pelatihan pembuatan Eco-Print, mahasiswa KKN juga melakukan sosialisasi mengenai Google My Business. Dengan harapan, para ibu PKK dapat tertarik untuk mengembangkan wirausaha Eco-Print menjadi semakin luas.

Kegiatan pelatihan diakhiri dengan foto bersama hasil pembuatan Eco-Print oleh tiap kelompok ibu PKK.

Mahasiswa KKN berharap, pelatihan pembuatan Eco-Print ini dapat meningkatkan kreativitas para ibu PKK, dan sekaligus membuka peluang untuk berwirausaha dengan bahan-bahan yang murah dan mudah didapat.

Pos terkait