Kembangkan CU Kridha Rahardja, Peserta Pelatihan Usulkan 5 Program Kerja Sama

Peserta pelatihan Penerapan Strategi Pengentasan Kemiskinan Melalui Penguatan Usaha Ekonomi Produktif Anggota Credit Union Kridha Rahardja Klaten berfoto bersama, Selasa (21/12/2021).

WartaKita.org – Kegiatan Penerapan Strategi Pengentasan Kemiskinan Melalui Penguatan Usaha Ekonomi Produktif Anggota Credit Union (CU) Kridha Rahardja (KR) Klaten, Jawa Tengah yang berlangsung di Bueno Colombo Hotel Jalan Raya Jogja – Solo Km 14 Kalasan, Sleman, DIY pada Senin sampai Selasa (20-21/12/2021) ini menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut (RTL) untuk pengembangan CU KR ke depan.

Dalam kegiatan yang merupakan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa PTS Ditjen Ditristek Tahun Anggaran 2021 ini peserta menyepakati tiga program untuk keberlanjutan CU KR.

Bacaan Lainnya

Ketiga program ini yaitu pertama, menambah anggota baru. Kedua, membentuk komunitas berbasis anggota (KBA). Dan ketiga, membuat acara atau event yang terjadwal dan berkesinambungan.

Pelatihan penguatan usaha ekonomi produktif ini diikuti oleh 33 peserta dengan beragam usaha.

Pelatihan penguatan usaha ekonomi produktif ini didampingi dua narasumber dari Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, yaitu Januari Ayu Fridayani dan Maria Angela Diva Vilaningrum Wadyatenti.

Di akhir pelatihan, Januari Ayu Fridayani merangkum, ada dua peran dari peserta pelatihan, yakni sebagai pebisnis dan anggota CU. Sebagai pebisnis, peserta perlu mempertajam kinerja bisnis dan merumuskan bisnis model.

“Sedang peran CU adalah mengambil alih ide anggota untuk direalisasikan, memberi pelatihan, dan membentuk komunitas,” katanya.

Januari Ayu Fridayani menyatakan, aksi nyata yang harus dilakukan CU KR untuk mendukung keberlanjutan program diantaranya, satu, merancang kegiatan yang sistematis untuk memfasilitasi aspirasi dari staff dan anggota. Dua, membentuk kelompok-kelompok agar saling mendukung dan bertumbuh. Dan empat, merawat bumi melalui usaha untuk mendukung dan memberikan masukan bagi anggota.

Dalam diskusi kelompok, peserta berhasil menyepakati 5 jenis output dalam kerja sama tim.

Kelompok Dewa Dewi Tak Pernah Ingkar Janji memprogramkan Sosialisasi, Penyegaran, Pendidikan, dan Kewirausahaan, Kelompok Tunggak Semi memprogramkan Pasar Tiban Kridha Rahardja, Kelompok Usaha Jaya memprogramkan Pasar Online, Kelompok Demi Rupiah Lali Wayah memprogramkan Merti Bumi, dan Kelompok Pasar Merdeka memprogramkan Pasar Merdeka.

Pos terkait