Warta Kita.org – Ketua Umum Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Quran (BADQO LPQ) Provinsi Jawa Tengah Sihabudin mengatakan, kontingen Jateng langganan juara Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) tingkat nasional.
“Alhamdulillah, selama ini, prestasi nasional Jawa Tengah selalu ranking tiga, kalau tidak, di posisi empat,” katanya saat audiensi dengan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin di ruang kerjanya pada Rabu (13/8/2025).
Saat ini, kata dia, Jateng bersiap mengadakan kompetisi tersebut untuk kesembilan kaliya pada tingkat provinsi tahun 2026 nanti. Setiap kabupaten/kota di Jawa Tengah bersaing mengirimkan putra atau putri terbaiknya untuk berkompetensi pada tingkat provinsi. Wakil terbaik Jateng akan berlaga di FASI tingkat nasional pada 2027.
Beberapa kategori kompetisi, diantaranya Tilawah Al Quran, Tartil Al Quran, Tahfiz Al Quran, Kaligrafi, Cerita Islami, Pidato Bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia, serta lainnya.
“Selanjutnya, kami bercita-cita kontingen Jateng ini bisa pada peringkat dua FASI nasional,” ucapnya.
Sihabudin mengatakan, butuh dukungan Pemerintah Provinsi Jateng untuk menjaga prestasi pada tingkat nasional, bahkan bisa meningkatkannya.
Pertama, dengan penguatan tenaga pendidik keagamaan. Kapasitas peningkatan keilmuan dari tenaga pendidik menjadi penting untuk terus dilakukan. Dan kedua, dukungan anggaran untuk penyelenggaraan FASI.
“Kami berterima kasih, Pemprov Jateng sudah punya program insentif untuk guru keagamaan yang terus berjalan ini,” kata Sihabudin.
Sebagai informasi, kata dia, di Jateng terdapat 45 ribu unit Lembaga Pendidikan Al Quran (LPQ) yang sudah terdata. Akan tetapi, masih ada yang belum terdata. Sementara jumlah murid terdapat 2 juta lebih, dengan guru agamanya mencapai 200 ribu orang.
Sedang Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) memberi dukungan penuh untuk penyelenggaraan FASI tingkat provinsi. Dia juga memberikan arahan-arahan untuk meningkatkan kemampuan tenaga pendidik.
Dikatakannya, dari Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Provinsi Jateng, seperti Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), hingga Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) siap berkolaborasi.
“Segera koordinasi juga, ajukan proposal kepada kami apa saja kebutuhannya untuk FASI. Nanti bisa diajukan untuk dana hibah dari provinsi,” katanya.









