WartaKita.org – Sebuah pameran yang bertajuk Kuratorial “Honour For Ancestors” atau “ Penghormatan pada para leluhur” digelar di Jogja Gallery Jalan Pekapalan nomor 7 Prawirodirjan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta dari Senin sampai Sabtu (3-8/10).
Pameran ini gratis dan terbuka untuk umum.
Sedang sesi kunjungan pameran ini terbagi menjadi tiga, yakni pukul 10.00 – 12.00 (sesi I), pukul 13.00 – 15.00 (sesi II) , dan pukul 15.00 – 18.00 (sesi III).
Titik tolak pameran ini berangkat dari meninggalnya Sugiharto Moro atau Hoo Boen Giem pada Minggu, 27 September 2020 lalu. Sugiharto Moro adalah ayahanda dari Agung Tobing, seorang pecinta seni yang berinisiatif menjadikan momentum ini sebagai sebuah “forum” untuk berkreasi seni.
“Pada akhirnya, kita akan bisa menyimak karya-karya lukis yang bertebar dalam pameran ini yang memuat satu kesatuan, yakni apresiasi dan penghormatan kepada para leluhur. Lukisan-lukisan yang ada di sini digarap oleh 55 seniman hebat secara langsung,” kata Agung Tobing.

Pameran ini banyak dikunjungi oleh para pecinta seni, khususnya seni lukis dari beberapa daerah. Tak hanya itu, banyak masyarakat umum yang datang untuk mengamati hasil karya 55 seniman yang membuat mereka merasa takjub dengan hasil karya lukisan para seniman itu.
Sebagian dari mereka yang datang ke pameran ini hanya sekadar untuk berfoto. Karena ruang pameran ini didesign sedemikan rupa agar dapat diabadikan dari berbagai sudut ruangan.








