Hebat! SMP Krista Gracia Klaten Juarai Kontes Dan Festival Seni Internasional 2021 Di Ceko

Tim FLS2N SMP Krista Gracia Klaten berfoto bersama usai syuting pengambilan gambar untuk ajang International Contest and Festival of Arts "Grand Online Eurofest 2021” di Republik Ceko pada akhir Desember 2021.

WartaKita.org – Prestasi membanggakan diraih oleh Tim Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMP Krista Gracia Klaten.

Setelah berhasil meraih juara pertama dalam FL2SN Tingkat Nasional tahun 2021 pada kategori Musik Tradisional, Tim FL2SN dari sekolah yang berada di Jalan Seruni nomor 4 Klaten ini mampu tampil sebagai 1st Place Winner (Juara 1) pada International Contest and Festival of Arts “Grand Online Eurofest 2021” di Republik Ceko pada akhir Desember 2021.

Bacaan Lainnya

Kelima siswa SMP Krista Gracia Klaten yang tampil pada Kontes Dan Festival Seni Internasional secara daring ini yaitu Gendreh Kemasan yang bermain gendang, siter dan saron, Valletha Stymaura HK menabuh bonang, kethuk dan peking, Gonjang Anom K yang memainkan saron dan gambang, Inocencius Nandito YAS memukul gong dan Gracia Fortuna yang memainkan demung dan slenthem, serta vokalis utama.

Kepala SMP Krista Gracia Klaten Kris Setyanto saat konferensi pers di aula sekolah setempat, Sabtu (8/1/2022), menyampaikan, pihaknya tidak pernah membayangkan, bahwa anak didiknya akan memperoleh prestasi yang luar biasa di ajang Kontes Dan Festival Seni Internasional itu.

Menurutnya, Tim FL2SN SMP Krista Gracia Klaten bisa masuk 10 besar Tingkat Nasional saja sudah disyukuri. Tetapi ternyata, malah mendapat Juara 1 Tingkat Nasional.

“Setelah meraih Juara 1 FL2SN Tingkat Nasional, kita pun sering bercandaan (guyonan). Kapan ya kita bisa ikut lomba internasional? Dan ternyata, kita mendapat undangan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia untuk mengikuti Kontes Dan Festival Seni Internasional di Republik Ceko,” katanya.

Tim FLS2N SMP Krista Gracia Klaten berfoto bersama Pendeta Tanti Wahyuni dan pelatih karawitan, Setyawan.

Kris Setyanto menjelaskan, persiapan untuk mengikuti Kontes Dan Festival Seni Internasional ini terbilang mepet dan super kilat. Proses persiapan dan latihan anak-anak hanya sekitar satu bulan.

“Dan Puji Tuhan, kita akhirnya mendapat sesuatu yang terbaik (Juara 1). Kita mendapat sesuatu yang tidak pernah dibayangkan. (Juara 1) Ini menjadi kado Natal dan kado Tahun Baru yang membanggakan bagi kita semua,” ujarnya.

Kris menambahkan, Keluarga Besar SMP Krista Gracia Klaten mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung anak-anak dalam meraih prestasi yang hebat ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Komisi Pendidikan, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Klaten, Pelatih Karawitan Setyawan, Amigo Group, Seniman Karawitan Ki Suwito Radya, Omah Wayang, Owner Nawayaksa InHi Train Bebet Darmawan, dan semuanya. Berkat dukungan dari semuanya, apa yang ingin diraih anak-anak telah menjadi kenyataan. Harapan kami, kedepan, kami menjadi lebih baik, dan mampu meraih prestasi terbaik,” ucapnya.

Sedang Perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Guritno dalam sambutan mengatakan, SMP Krista Gracia Klaten diberikan anugerah yang sangat besar, yaitu lima siswa yang mempunyai bakat dan potensi di bidang seni yang luar biasa.

Tim FLS2N SMP Krista Gracia Klaten saat memainkan kolaborasi seni gamelan, tari, dan teater bertajuk “Aji Saka”.

Anak-anak ini telah membawa harum nama SMP Krista Gracia Klaten, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, dan bahkan nama Indonesia di kancah dunia.

“Saya saat dilapori Kepala Sekolah atas prestasi yang diraih anak-anak ini, saya merinding. Saya gembira dan sangat bangga. Saya berharap, ini adalah prestasi pertama, dan akan diikuti prestasi-prestasi berikutnya,” harapnya.

Guritno mengungkapkan, di belakangan anak-anak ini pasti ada orang-orang yang luar biasa.

“Tantangan untuk bisa tampil baik di ajang Kontes Dan Festival Seni Internasional ini jelas tidak mudah. Dan yang paling mahal adalah konsep (pertunjukannya). Bermain gamelan, tari, dan teater (secara sendiri-sendiri) itu tidak sulit. Tetapi memadukan ketiganya (seni), butuh kepiawaian. Bagaimana satu siswa bisa menguasai dua atau tiga alat musik, itu yang luar biasa,” tandasnya.

Sementara itu salah satu anggota Tim FL2SN SMP Krista Gracia Klaten, Gracia Fortuna mengaku ada banyak tantangan selama persiapan tampil di ajang Kontes Dan Festival Seni Internasional ini.

“Proses latihan persiapannya selama 1 bulan. Dalam sehari, kami biasa latihan 10 sampai 13 jam. Kami harus berjuang, latihan keras, melawan rasa capek, rasa ngantuk, dan sebagainya. Kami tidak boleh makan gorengan, minum es, dan lain-lain. Syuting videonya harus beberapa kali. Take-nya juga harus diulang-ulang,” jelasnya.

Prestasi yang telah diraih anak-anak SMP Krista Gracia Klaten ini mendapat tanggapan dan apresiasi dari banyak pihak. Salah satunya dari Owner Amigo Group, Edy Sulistyanto.

“Saat dikabari kalau SMP Krista Gracia Klaten mendapat Juara I (di Kontes Dan Festival Seni Internasional), saya hampir tak percaya. Bisa juara di (tingkat) Kabupaten sampai Nasional saja sudah luar biasa. Maka, selamat untuk anak-anak. Teruslah berlatih, berkesenian, dan berkreasi. Sebab kalau bukan kita yang menjaga seni budaya kita, siapa lagi,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Komisi Pendidikan GKI Klaten yang diwakili Pendeta Tanti Wahyuni memberikan apresiasi kepada personil Tim FL2SN SMP Krista Gracia Klaten dan pelatih karawitan, Setyawan.

Pos terkait