Harga Beras Naik, Endang Adakan Pasar Murah Sembako

  • Whatsapp
Endang Srikarti Handayani saat pasar murah sembako di Desa Tegalrejo, Sawit, Boyolali, Jumat (12/1/2018).
Endang Srikarti Handayani saat pasar murah sembako di Desa Tegalrejo, Sawit, Boyolali, Jumat (12/1/2018).

Wartakita.org – Wakil rakyat harusnya hadir di tengah rakyat. Terutama, di saat rakyat membutuhkan solusi dan keberpihakannya untuk mengatasi berbagai masalah yang mereka alami.

Hal itulah yang dilakukan Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar, Endang Srikarti Handayani.

Bacaan Lainnya

Di saat rakyat merasakan dampak dari kenaikan harga beras yang terjadi belakangan ini, Endang mengadakan pasar murah 4.000 paket sembako untuk di dua desa di Kabupaten Boyolali pada Jumat (12/1/2018).

Hari itu, ia mengadakan pasar murah sembako di Desa Ngagrong,Kecamatan Ampel dan Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit.

Anggota Komisi VI DPR RI mengatakan, pasar murah sembako ini diadakan untuk meringankan beban masyarakat, terutama akibat dampak dari kenaikan harga beras.

“Kami ingin hadir untuk rakyat. Kami ingin meringankan beban masyarakat. Karena itu, kami mengadakan pasar murah sembako di sini. Satu paket sembako berisi beras, gula pasir, dan minyak goreng. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat bermanfaat bagi rakyat,” katanya.

Terkait kebijakan impor beras yang dilakukan Pemerintah, Endang meminta Pemerintah untuk meninjau kembali. Karena kebijakan impor beras ini dinilai akan merugikan nasib para petani di daerah.

“Sebagai wakil rakyat di parlemen kita akan berupaya untuk mencegah kebijakan impor beras tersebut demi kepentingan para petani. Upaya pencegahan tersebut salah satunya dengan memanggil Kementerian Perdagangan untuk memberikan penjelasan mengenai kebijakan impor beras tersebut dalam sidang Komisi VI DPR RI dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng V (Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Surakarta) itu mengatakan, tidak hanya berupaya untuk mencegah impor beras, ia juga memberikan solusi kepada rakyat yang terdampak kenaikan harga beras dengan menggelar pasar sembako murah.

“Di Desa Tegalrejo ini misalnya. Meskipun merupakan daerah pertanian, rakyat di desa ini juga terpengaruh dengan adanya kenaikan harga beras. Makanya, kita mengadakan pasar murah sembako,” terangnya.

Sementara itu, Sumarni, warga Desa Tegalrejo mengaku senang dengan adanya pasar murah sembako ini. “Ya, kami senang. Karena harganya lebih murah. Pasar murah sembako ini benar-benar membantu rakyat,” ucapnya. (L Sukamta)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *