WartaKita.org – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Klaten secara resmi dibuka oleh Bupati Klaten Sri Mulyani di lapangan Desa Gemampir, Kecamatan Karangnongko pada Senin (15/10/2018) pagi.
TMMD Sengkuyung III Tahun 2018 yang mengangkat tema “TNI Manunggal Rakyat Dalam Mewujudkan Desa Yang Maju Sejahtera Dan Demokratis” ini berlangsung dari 15 Oktober sampai 13 November mendatang.
Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III diikuti jajaran anggota TNI/Polri, pelajar, mahasiswa, perwakilan organisasi kemasyarakatan, Kepala Desa, pejabat Pemkab Klaten, dan sebagainya.
Perwira Pelaksana Kapten Inf Sukatman dalam laporan mengatakan, sasaran TMMD ini meliputi kegiatan fisik dan non fisik. Kegiatan fisik berupa betonisasi jalan ukuran panjang 1.100 meter, lebar 3 meter, dan tebal 12 cm, rehab rumah 10 unit, jamban keluarga 6 unit, dan rehab tempat ibadah 1 unit.
Sedang kegiatan non fisik berupa penyuluhan dengan materi wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan peran Polri dalam mewujudkan Kamtibmas, penyuluhan narkoba, penyuluhan sertifikat tanah dan permasalahannya, penyuluhan radikalisme dan penyimpangannya, penyuluhan keselamatan kerja dan asuransi tenaga kerja, dan penyuluhan perlindungan anak dari kekerasan lingkungan.
“Juga ada kegiatan khusus, yaitu bazar murah dari Disperindagkop dan UMKM, serta bakti sosial donor darah,” katanya.
Kapten Sukatman menyampaikan, manfaat dari kegiatan TMMD ini yaitu pertama, untuk memperlancar transportasi. Kedua, memperlancar dan meningkatkan perekonomian. Ketiga, membuka akses jalan pertanian dan meningkatkan hasil pertanian dalam rangka ketahanan pangan. Dan keempat, menumbuhkan semangat kegotong-royongan masyarakat untuk menjaga kesatuan dan persatuan kehidupan masyarakat.
“Sedang sumber dananya berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Klaten, dan swadaya masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, dalam amanat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dibacakan Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan, kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2018 secara serentak dimulai pada 15 Oktober 2018 ini. Dengan kegiatan TMMD ini diharapkan semangat gotong royong masyarakat semakin mantap dan nampak dalam gerak pembangunan desa. Masyarakat juga diminta untuk guyub rukun dan saiyeg saekapraya dalam membangun desa melalui TMMD.
“Rasa empati dan peduli kita ini merupakan bagian dari merawat gotong royong untuk bangsa yang dimulai dari desa. Ayo, kita sengkuyung program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat desa,” ajak Gubernur.
Gubernur Ganjar Pranowo mengapresiasi kegiatan TMMD yang menyasar desa.
“Kegiatan TMMD selama ini telah banyak membantu tugas pemerintah di daerah (Pemda) dalam meningkatkan pembangunan dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” ucap Gubernur.









