Festival Memet Ikan Di Gemblegan Berlangsung Meriah, Bupati Hamenang: Yang Penting, Warga Guyub Dan Senang…

Ribuan warga Kabupaten Klaten dan sekitarnya tumpah ruah mengikuti Festival Memet Ikan di kolam Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes pada Minggu (20/7/2025) pagi.

WartaKita.org – Ribuan warga Kabupaten Klaten dan sekitarnya tumpah ruah mengikuti Festival Memet Ikan di kolam Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes pada Minggu (20/7/2025) pagi.

Dengan peralatan seadanya, warga berebut ikan sebanyak 2 ton 55 kilogram yang telah disediakan oleh panitia. Ada tiga jenis ikan yang disiapkan, yaitu nila, bawal dan lele.

Bacaan Lainnya

Festival Memet Ikan di Gemblegan kali ini berlangsung meriah. Bahkan, sebelum ada tanda atau aba-aba dimulainya acara, ribuan warga dari berbagai daerah ini sudah merangsek ke dalam kolam yang luasnya sekitar 7500 meter persegi, yang berada tidak jauh dari Kantor Kepala Desa Gemblegan itu.

Warga dengan peralatan seadanya seperti jaring hingga perabotan rumah tangga berebut untuk mendapatkan ikan yang sebelumnya telah dipelihara dan ditebarkan oleh Pemerintah Desa Gemblegan itu.

Dan untuk memeriahkan Festival Memet Ikan ini, maka panitia menyediakan sejumlah hadiah doorprize menarik bagi warga yang berhasil mendapatkan ikan maskot yang ditandai dengan pita. Hadiah itu berupa peralatan elektronik seperti kipas angin, drink jar, magic com, kulkas, mesin cuci hingga sepeda.

Camat Kalikotes Kliwon Yoso menyampaikan, Festival Memet Ikan ini bertujuan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat dan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 221 Klaten. Selain itu, juga untuk memasyarakatkan gemar makan ikan kepada warga Kecamatan Kalikotes pada khususnya dan warga Kabupaten Klaten pada umumnya.

“Gemar makan ikan ini penting untuk meningkatkan gizi warga masyarakat dalam rangka menyambut Indonesia Emas Tahun 2045,” katanya.

Sedang Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyambut baik Festival Memet Ikan di Desa Gemblegan yang sudah rutin diadakan setiap tahun ini.

“Festivalnya luar biasa, yang mungkin satu-satunya di Kabupaten Klaten. Ini tidak sekadar memet ikan atau mengambil ikan, tetapi ada banyak sekali nilai filosofisnya. Bagaimana gotong royong, berbagi. Wah, luar biasa nilainya,” ujarnya.

Hamenang mengaku bersyukur ada Festival Memet Ikan di Klaten ini.

“Tentu kami bersyukur, ada kegiatan ini di Kabupaten Klaten. Dan ini perlu disupport, kita rangkaikan dengan Hari Jadi Klaten. Harapannya, tentu warga masyarakat kemudian gemar makan ikan. Kita pancing dengan kegiatan pagi ini. Mereka kemudian memasaknya di rumah. Budaya makan ini kemudian bisa terwujud di Kabupaten Klaten. Karena kita tahu, gizi yang terkandung di ikan itu luar biasa, sangat bagus untuk perkembangan anak-anak,” ungkapnya.

Ihza Aan Saputra (18), warga dari Dukuh Sempol Tempe, Desa Kiringan, Kecamatan Tulung merasa senang bisa ikut Festival Memet Ikan ini.

Bupati menambahkan, di sisi lain, dengan adanya Festival Memet Ikan ini untuk mempromosikan Kabupaten Klaten ke dunia luar, karena kegiatan ini luar biasa, dan eksposenya cukup tinggi.

“Maka harapan kedepan, kegiatannya semakin meriah, dan tentu saja warga harus tertib, jaga keamanan, jaga kebersihan bersama-sama. Yang penting tertib, jangan sampai dorong-dorongan. Dan alhamdulillah, ada ribuan warga yang hadir. Pesertanya membludak, luar biasa. Mungkin karena mulainya agak mundur sedikit, warga kemudian sudah tidak sabar karena sudah panas. Tetapi nggak masalah, itu bagian dari dinamika yang luar biasa. Yang penting, warga guyub, dan senang semuanya, dan dapat ikan semuanya,” harap bupati.

Sementara itu Ihza Aan Saputra (18), warga dari Dukuh Sempol Tempe, Desa Kiringan, Kecamatan  Tulung mengaku senang bisa ikut Festival Memet Ikan ini. Apalagi, dia berhasil mendapatkan ikan maskot (lele berpita).

“Saya datang ke sini untuk ikut cari ikan. Buat makan-makan (pesta) nanti malam. Saya dapat ikan sekitar 10 kg.  Ya, senang. Karena saya juga dapat ikan maskot dan hadiah drink jar,” ucap pemuda yang sudah tiga tahun ini ikut Festival Memet Ikan di Gemblegan ini.

Pos terkait