Dua Desa Di Klaten Jadi Percontohan Desa Damai

Diskusi tokoh masyarakat dan agama yang diprakarsai Wahid Foundation dan UN Women di Solo.

Wartakita.org – Dua desa di Kabupaten Klaten, yaitu Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan dan Desa Gemblegan, Kecamatan Kalilotes diinisiasi menjadi desa damai.

Dan beberapa waktu lalu sudah dilakukan diskusi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda maupun kelompok ibu-ibu. Diskusi yang berlangsung dua hari di Solo ini berusaha menyusun sembilan indikator menuju desa damai.

Bacaan Lainnya

Program kerjasama antara Wahid Foundation dan UN Women (entitas PBB untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan) ini menyasar delapan desa di  tiga provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Advisor Program M Jazuli mengatakan, program desa damai dijalankan karena berawal dari keprihatinan maraknya konflik horizontal di masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah rasa toleransi yang masih kurang. Termasuk masyarakat yang mudah terprovokasi.

“Sebagai langkah untuk mengurangi konflik yang terjadi tentu harus dibuat komunitas dan lokasi yang damai. Salah satunya dibentuklah desa damai. Untuk Klaten ada dua yang jadi contoh,yaitu Desa Nglinggi dan Desa Gemblegan,” kataya.

Gus Jazuli menyatakan, dalam desa damai ini nantinya sudah terdapat deteksi dini persoalan sosial yang terjadi di masyarakat. Sehingga dapat diselesaikan lebih awal sebelum masalah tersebut menjadi besar. Peran tokoh dan perangkat desa menjadi penting.

“Semua pihak harus diajak duduk bersama untuk mencari solusi. Sehingga jalan keluar dapat dicari untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Pos terkait