DPD NasDem Klaten Kecam Keras Cover Majalah Tempo, Dinilai Lakukan Pembunuhan Karakter Terhadap Surya Paloh

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Klaten Harjanta (tengah) bersama Sekretaris Tugiman (kiri) dan Bendahara Muchamad Mudrik (kanan).

Warta Kita.org – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Klaten mengecam keras terhadap cover Majalah Tempo edisi 12 April 2026 yang dinilai telah melakukan pembunuhan karakter terhadap Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

DPD Partai NasDem Kabupaten Klaten menegaskan bahwa cover dan narasi yang disajikan Majalah Tempo tidak hanya tidak berimbang, tetapi juga cenderung menghina dan merendahkan martabat seorang tokoh bangsa yang telah berkontribusi besar bagi demokrasi dan pembangunan nasional.

Bacaan Lainnya

“Desain cover Majalah Tempo tersebut bukan lagi semata kritik, melainkan bentuk penghinaan terang-terangan. Ini adalah upaya sistematis untuk membunuh karakter Pak Surya Paloh di mata publik,” kata Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Klaten Harjanta dalam keterangannya pada Rabu (15/4/2026).

Harjanta yang didampingi Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Klaten Tugiman dan Bendahara Muchamad Mudrik menyatakan, sebagai kader Partai NasDem, mereka mengecam tindakan jurnalisme yang tidak bertanggung jawab ini.

“Seluruh kader Partai NasDem di Kabupaten Klaten merasa terhina atas publikasi tersebut. Majalah Tempo telah kehilangan arah etika jurnalistik dengan menyajikan sesuatu yang bersifat provokatif dan tidak mendidik. Kami akan melaporkan Majalah Tempo ke Dewan Pers atas dugaan pelanggaran yang dilakukan tersebut,” ujar Harjanta.

Harjanta mengatakan, DPD Partai NasDem Kabupaten Klaten mengimbau seluruh kader dan simpatisan untuk tetap tenang, namun tegas dalam menyuarakan protes secara santun dan konstitusional.

“DPD Partai NasDem Kabupaten Klaten meminta publik untuk tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang tidak berdasarkan fakta utuh itu,” tandas Harjanta.

Harjanta mengemukakan, kebebasan pers adalah salah satu pilar utama kehidupan berbangsa. Namun kebebasan itu wajib diiringi tanggung jawab dan etika. Karena tanpa tanggung jawab dan etika, kebebasan akan berubah menjadi kesewenang-wenangan.

“Desain cover Majalah Tempo edisi 12 April 2026 menyampaikan pesan melalui ilustrasi bergambar Ketua Umum Partai NasDem secara tidak proporsional, sehingga membentuk persepsi publik yang tidak benar,” ucap Harjanta.

Harjanta menilai, media seharusnya tetap menjalankan fungsi dan etika jurnalistik secara profesional serta tidak memicu kegaduhan publik.

“Sebagai media, sudah seharusnya Majalah Tempo menjalankan tugas jurnalistik secara berimbang dan tidak bersikap provokatif dengan menyebarkan pemberitaan yang justru menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” tegas Harjanta.

Pos terkait