WartaKita.org – Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada bulan Juli sampai September 2022 lalu.
Mereka ditempatkan di sejumlah wilayah (Posko). Salah satunya di Desa Kalijering, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo.
Rupanya, nasib “apes” dialami oleh salah satu mahasiswa KKN UNY yang ditempatkan di Kalijering tersebut.
Syahana Putri Aszahra, mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Administrasi Perkantoran Semester 7 mengalami kecelakan dan mengakibatkan jari kakinya patah.
Peristiwa tersebut terjadi di dekat Posko KKN-nya di Kalijering. Saat itu, Syahana hendak membeli makan siang untuk teman satu kelompok. Pada saat berangkat, ia yang diboncengkan teman satu kelompok mengalami kecelakan.
Kronologinya, saat berbelok, ada seorang bapak yang mengendarai sepeda montor berjalan di tengah jalan. Sedangkan jalan tersebut sempit. Karena pada saat belokan teman Syahana terlalu mepet dengan tembok rumah di belokan tersebut, maka mengakibatkan kakinya terjepit dan patah. Lalu, kaki Syahana segera dilakukan operasi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul.
Agency Director Bimantoro Agency bpjamsostek, Bayu Wiwoho, Sabtu (18/2/2023), menyampaikan, karena kegiatan mahasiswa KKN UNY ini sudah tercover BPJS Ketenagakerjaan melalui Bimantoro Agency bpjamsostek, maka seluruh biaya pengobatan Syahana ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan.
“Pada operasi yang pertama ini menghabiskan biaya Rp7,625,490.00. dan semuanya ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, karena yang bersangkutan untuk sementara waktu tidak mampu beraktifitas berdasarkan surat ijin dokter, maka Syahana juga menerima santunan Rp1.499.900,” katanya.
Bayu Wiwoho menambahkan, pada tanggal 26 Januari 2023, Syahana melakukan operasi yang kedua untuk melepas pen. Dalam operasi ini, membutuhkan biaya Rp5.657.975.
“Dan seluruh biaya operasi Syahana ini tetap ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan, meskipun kegiatan KKN sudah berakhir,” ujar Bayu Wiwoho.
Syahana dan kedua orangtuanya sangat berterima kasih kepada UNY atas segala fasilitas yang diberikan UNY selama mahasiswa berkegiatan di luar Kampus. Karena semua biaya ditanggung oleh UNY yang sudah melakukan kerjasama dengan Bimantoro Agency bpjamsostek.
Syahana Putri Aszahra pun merasa senang dengan fasilitas yang diberikan oleh UNY terkait dengan layanan BPJS Ketenagakerjaan untuk mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan KKN.
“Alhamdulillah…, saya merasa senang karena semua biaya ditanggung oleh UNY dan BPJS Ketenagakerjaan. Mahasiswa KKN mendapat jaminan karena kejadian ini di luar dari situasi yang direncanakan. Jadinya, ya alhamdulillah, semua biayanya dapat ditanggung dan dikembalikan ke saya,” ucapnya.
Syahana menyatakan, program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada mahasiswa KKN UNY ini sangat bermanfaat dan membantu sekali. Terutama untuk para mahasiswa yang berkegiatan di luar kampus.
“Program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini sangat dibutuhkan. Karena biaya perawatan di rumah sakit (sekarang) itu sekarang mahal, dan semuanya ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
Sementara itu Rektor UNY Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes saat Bimantoro Agency bpjamsostek menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan KKN mengucapkan terima kasih atas layanan Bimantoro Agency bpjamsostek yang berkomitmen memberikan layanan pendampingan 24 jam untuk seluruh mahasiswa yang sedang melaksanakan kegiatan KKN.
Atas arahan Prof Sumaryanto, Bimantoro Agency bpjamsostek tetap diberikan amanah bisa mendampingi kegiatan KKN UNY pada periode Maret 2023.
Data juga sudah diterima oleh Bimantoro Agency dari Ketua LPPM UNY, Yudanto.









