Di Soropaten, DPR RI Endang Srikarti Handayani Bantu Kembangkan Desa Wisata Dan Beri Benih Kepada Petani

Endang menyerahkan paket sembako murah kepada warga Soropaten, Jumat (23/3/2018).

WartaKita.org – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Partai Golkar, Endang Srikarti Handayani menggelar pasar murah sembako di Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jumat (23/3/2018).

Dalam pasar murah bertajuk “Sembako hadir untuk rakyat” ini, Endang menggandeng dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu Bulog dan PT Pertani. Pada pasar murah ini disediakan 4.000 paket sembako. Satu paket sembako berisi 5 kg beras, 1 kg gula pasir, dan 2 liter minyak goreng.

Bacaan Lainnya

Paket sembako ini tidak diberikan secara gratis. Tetapi warga diminta untuk “menebus”-nya dengan uang Rp 40 ribu per paket sembako. Dana yang terkumpul ini akan digunakan untuk membangun tempat ibadah, rumah tidak layak huni, berbagai fasilitas sosial, dan sebagainya.

Dalam sambutan, Kades Soropaten Rumiyati mengucapkan terima kasih kepada Endang Srikarti Handayani yang mau membantu masyarakat dengan mengadakan pasar murah sembako di desa ini.

“Setahu saya, baru kali ini ada anggota DPR Pusat (RI) yang mau masuk ke desa-desa untuk memperjuangkan  aspirasi rakyat. Karena itu, terima kasih Bu Endang yang telah membantu Desa Soropaten sehingga menjadi desa wisata religi yang berkembang. Semoga keberadaan desa wisata ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sedang Anggota Komisi VI DPR RI ini menyatakan, dia akan terus berupaya memperjuangkan aspirasi rakyat dan membantu meringankan beban masyarakat.

“Pasar murah sembako ini murni untuk membantu meringankan beban masyarakat. Tidak penting, dulu (mereka) memilih saya atau tidak memilih saya. Karena sekarang, semuanya adalah warga saya. Saya berharap, kita menjadi keluarga besar yang disatukan dengan ikatan batin,” ujarnya.

Dalam pasar murah sembako ini, Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng V (Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Surakarta) itu juga memberikan bantuan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Kelompok Tani di Soropaten.

Pokdarwis diberi bantuan dana untuk pembangun Menoro Baskoro di Dukuh Pandanan, Desa Soropaten. Sedang 3 kelompok tani di desa tersebut diberi benih padi unggul. Setiap kelompok tani diberi 50 kantong sesuai permintaan kelompok tani.

Pengurus Pokdarwis, Nugroho berterima kasih atas bantuan untuk pembangunan Menoro Baskoro yang berada di dekat masjid yang pernah digunakan untuk tempat sholat Raja Pakubuwana (PB) X.

“Terima kasih Bu Endang. Berkat bantuan Bu Endang warga bisa membangun Menoro Baskoro. Untuk sementara, tingginya (menara) baru 2,5 meter dari 10 meter yang direncanakan. Warga juga berencana akan membangun Bangsal Minangkabau. Tapi semua itu akan dilakukan secara bertahap,” paparnya.

Pos terkait