Warta Kita.org – Semangat literasi keuangan kembali ditumbuhkan di kalangan generasi muda Lingkungan Dompon, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar.
Melalui program kerja interdisipliner, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi 118 Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar sosialisasi intensif mengenai pentingnya menabung sejak dini serta bahaya laten pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online (judol).
Kegiatan yang dilaksanakan di Balai RT 02/RW 08 Dompon pada Rabu, 5 Agustus 2026 malam ini diikuti secara antusias oleh puluhan muda-mudi setempat.
Program pengabdian ini dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UNS, Dr. Fatma Ulfatun Najicha., S.H., M.H.
Edukasi finansial ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Melalui pembekalan materi yang aplikatif, program ini berupaya membangun pola pikir keuangan yang sehat sekaligus menciptakan fondasi kemandirian ekonomi sejak usia dini bagi masyarakat urban.

Dalam pemaparannya, narasumber kegiatan, Muhammad Putra Al Amin mengajak para peserta untuk memahami konsep dasar manajemen keuangan, mengenali ciri-ciri spesifik pinjol ilegal, hingga memahami dampak destruktif dari judi online yang kian marak menjerat usia produktif.
Materi dikemas secara ringan namun padat informasi agar diskusi berlangsung dua arah dan interaktif.
“Kami berharap formula praktis pengelolaan uang yang kami bagikan bisa langsung diterapkan. Lebih dari itu, materi ini krusial sebagai benteng pertahanan bagi teman-teman muda agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran pinjol ilegal maupun judol yang saat ini aksesnya semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujar Putra.
Antusiasme peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang mengalir sepanjang sesi diskusi.
Beberapa pemuda menanyakan strategi memulai investasi sebagai alternatif menabung dan pengelolaan dana untuk persiapan pernikahan.
Tidak sedikit pula yang mencurahkan keresahan mereka mengenai maraknya kecanduan judi online di lingkungan sekitar dan meminta saran preventif yang efektif.
Salah satu peserta turut membagikan kesannya setelah mengikuti kegiatan edukasi ini.
“Saya baru tahu kalau ciri-ciri pinjol ilegal itu sangat halus dan sering tidak kita sadari. Materi yang dibawakan sangat related dan memberikan peringatan penting bagi anak muda zaman sekarang agar lebih cermat,” ungkapnya.
Melalui inisiatif ini, Tim KKN Literasi 118 UNS berharap pemuda di Lingkungan Dompon tidak sekadar melek finansial, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang waspada terhadap kejahatan digital.
Dengan bekal pengetahuan ini, generasi muda Karanganyar diharapkan mampu menopang pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, aman, dan berkelanjutan sejalan dengan semangat SDGs 8.









