WartaKita.org – Tak ada kata terlambat untuk bertobat.
Itulah yang dialami Aditya Kristiawan (55) alias Kocrit, warga Jalan Dewi Sartika Gang 3 RT 3 RW 3, Kampung Klaten, Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten ini.
Masyarakat Kabupaten Klaten, khususnya warga yang tinggal di Kota Klaten pasti pernah mendengar nama Kocrit.
Selama sekitar 30 tahun, Pak Ko (biasa dia dipanggil) sudah malang melintang di “dunia hitam” di wilayah Kabupaten Klaten dan sekitarnya. Mulai dari preman yang menguasai perparkiran, jasa keamanan, sampai bandar judi togel.
Karena sepak terjangnya itu, bapak dua anak ini sudah berulang kali berurusan dengan pihak berwajib.
Namun, yang namanya hidayah (petunjuk yang datang dari Allah) bisa datang kapan saja dan dimana saja.
Memasuki usia yang ke 53 tahun, Sarjana Hukum alumni Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta ini mulai sadar bahwa dunia hitam yang telah dijalani selama puluhan tahun itu harus segera ditinggalkan.
Ketika muncul kesadaran ini, sebagai manusia biasa, suami dari Imelda Yanti Fiatun ini masih “eman eman” dengan usaha judi togelnya yang menghasilkan banyak uang itu.
Pak Ko bingung, usaha bandar judi itu mau diserahkan kepada siapa. Dia berpikir, tidak mungkin usaha judi togel itu diserahkan kepada dua anakya yang masih sekolah.
Di tengah kegalauannya itu, justru makin kuat dorongan dari hati alumni SMA Negeri 1 Klaten ini untuk segera meninggalkan usaha yang melanggar hukum tersebut.
”Berapapun harta duniawi yang kita miliki saat ini, itu tidak akan kita bawa saat kita mati…,” katanya saat berbincang dengan wartakita.org di Kedai Kopi Bima 66 di seputaran Alun-Alun Klaten, Senin (2/11/2020) malam.
Karena itu, pada akhir tahun 2018, Pak Ko memantapkan niatnya untuk beralih ke usaha yang “halal”, usaha yang legal, dan memberi pekerjaan kepada orang-orang di sekitarnya.
Usaha pertama yang dirintisnya adalah membuka warung angkringan di sekitar rumahnya. Kemudian dia membuka warung angkringan susu segar di Kecamatan Pedan.
Pada tahun 2019, Pak Ko membuka obyek wisata Batu Putih di Gunung Talang, Desa Talang Kecamatan Bayat. Obyek wisata ini berupa taman yang asri di antara bukit kapur yang dilengkapi warung kopi. Saat ini, Batu Putih Gunung Talang adalah salah satu obyek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan.
Saat ini, Pak Ko sudah memiliki sejumlah usaha warung angkringan di seputaran Kota Klaten. Dan yang saat ini lagi jadi primadona adalah angkringan yang ada di pinggir obyek wisata Rowo Jombor dan jasa perahu wisata di Rowo Jombor.









