Bersilaturahmi, Camat Wedi Ajak Media Bantu Beritakan Kegiatan Dan Promosikan Potensi Desa

Camat Wedi dan Kades Pasung berfoto bersama sejumlah wartawan di Kolam Pancingan Tirto Mili Desa Pasung, Selasa (30/11/2021) siang.

WartaKita.org – Camat Wedi, Kabupaten Klaten Rizqan Iryawan mengundang sejumlah wartawan yang bertugas di Klaten untuk bersilaturahmi di Kolam Pancingan Tirto Mili Desa Pasung, Selasa (30/11/2021) siang.

Dalam kesempatan itu, Camat Wedi Rizqan Iryawan mengajak media untuk membantu memberitakan program dan kegiatan serta mempromosikan berbagai potensi yang ada di kecamatan ini.

Bacaan Lainnya

“Ini adalah acara silaturahmi biasa. Kami ingin ketemu dengan para wartawan dan makan siang di Tirto Mili ini. Kami ingin terus membangun komunikasi dan menjalin silaturahmi. Kami berharap, teman-teman media bisa membantu memberitakan program dan kegiatan, serta mempromosikan berbagai potensi yang ada di Wedi ini. Seperti agrowisata buah dan Pancingan Tirto Mili yang ada di Desa Pasung ini,” katanya.

Sedang Kepala Desa (Kades) Pasung Sumarsono “Ambon” menceritakan, awalnya, Pancingan Tirto Mili adalah sawah kas Desa Pasung. Tepatnya, sawah bengkok Kepala Desa. Tetapi tanahnya kurang subur, karena airnya tidak bisa mengalir. Dalam satu tahun, paling hanya bisa panen satu kali.

Nah, pada tahun 2019, tanah kas desa yang tidak produktif ini kita buat kolam pancingan ikan. Karena di sekitar tempat ini ada mata air. Meski pun sumber airnya tidak terlalu besar, tetapi cukup untuk memenuhi kolam, dan mengairi sawah di sekitarnya. Setelah dibuat kolam pancingan ikan, ternyata tanah kas desa ini malah menjadi subur, dan bisa panen beberapa kali dalam setahun,” ujarnya.

Kades Sumarsono menjelaskan, Pancingan ikan Tirto Mili kini terus berbenah dengan menambah berbagai fasilitas agar pengunjung semakin tertarik untuk datang ke tempat wisata yang dikelola oleh BUMDes Lumintu Desa Pasung ini.

“Kita akan terus berinovasi. Kedepan, kita akan bangun joglo dan jembatan, serta menambah gazebo di kolam ini. Kita juga akan terus mempromosikan Tirto Mili ini melalui media sosial, dan sebagainya,” tandasnya.

Sumarsono menambahkan, BUMDes Lumintu Desa Pasung juga mengembangkan agrowisata buah di sepanjang jalan desa tersebut. Di jalan desa sepanjang sekitar 4 Km itu ditanami aneka buah, terutama buah nangka dengan berbagai variasinya. Sudah ada sekitar 1000 tanaman buah yang ditanam, dan sudah berbuah.

“Agrowisata buah Desa Pasung ini sudah sering dipakai untuk studi banding dari desa atau daerah lain. Seperti dari Kabupaten Blitar (Jawa Timur) dan Kabupaten Tapin (Kalimantan Selatan). Kami berharap, agrowisata buah ini bisa terus berkembang, sehingga dapat berkontribusi menambah PADes (pendapatan asli desa) dan semakin menyejahterakan masyarakat Desa Pasung,” harapnya.

Pos terkait