WartaKita.org – ASMI Santa Maria Yogyakarta mengadakan pembinaan rohani dalam rangka mengawali perkuliahan semester ganjil 2020/2021 pada Jumat (18/9/2020).
Pembinaan rohani ini dilakukan 2 kali dalam 1 semester, yaitu di awal dan di akhir semester.
Karena pandemi Covid-19, maka kegiatan pembinaan rohani kali ini diadakan secara tatap muka dan daring.
Pembinaan rohani Kristen ini di awali dengan doa. Kemudian menyanyikan lagu pujian. Dilanjutkan dengan renungan.
Persekutuan doa ini mengusung tema “Jadikan kami satu”.
Dari tema ini diharapkan mahasiswa Kristen ASMI Santa Maria Yogyakarta menjadi satu untuk melakukan panggilan Tuhan. Mereka harus menjadi satu sebagai anggota kerjaan Allah. Karena Tuhan telah memilih mereka sebagai anggota Tubuh Yesus.
Mahasiswa Kristen ASMI Santa Maria Yogyakarta, Tabitha Christavani Munthe dalam renungan berbicara mengenai pandangan suatu kehidupan.
“Pada dasarnya, Tuhan tidak pernah memandang kita. Tidak seperti dunia memandang kita. Tuhan selalu menyertai kita,” katanya.
Pembinaan rohani Kristen ini diikuti 10 mahasiswa secara tatap muka dan 13 mahasiswa melalui daring. Mahasiswa Kristen ini dijadikan satu ruangan.
Selain itu, juga diadakan pembinaan rohani bagi mahasiswa yang beragama Islam dan Katholik.









