WartaKita.org – Polres Klaten akan mendirikan 5 pos pada Operasi Ketupat Candi 2019 ini. Pendirian pos ini untuk mengantisipasi kemacetan lalulintas selama sebelum, pada saat, dan sesudah Lebaran.
Kelima pos itu akan didirikan di Delanggu, Masjid Agung Al Aqsha, Alun-Alun Klaten, Prambanan, dan Jatinom.
Informasi ini disampaikan Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi melalui Kasatlantas Polres Klaten AKP Bobby Anugrah Rachman di ruang kerjanya, Kamis (23/5/2019).
“Untuk mengantisipasi arus lalu lintas yang akan melintas dari arah Solo maupun arah Jogja, dan juga dari Semarang, maka Polres Klaten akan mendirikan 5 pos. Ke lima pos ini akan mulai beroperasi dari H-7 Lebaran (dimulainya Operasi Ketupat Candi) sampai H+7 Lebaran,” katanya.
AKP Bobby Anugrah Rachman menyatakan, sesuai informasi dan “kebiasaan”, kepadatan arus lalu lintas di Kabupaten Klaten akan berlangsung pada hari H Lebaran sampai H+3 Lebaran. Kesempatan itu biasanya digunakan masyarakat untuk liburan atau mencari hiburan di Candi Prambanan dan tempat wisata lainnya.
“Karena itu, untuk mengantisipasi melonjaknya mobilitas masyarakat ini, kita akan siapkan rekayasa lalulintas agar kalau terjadi kemacetan dapat segera teratasi. Biasanya, simpul kemacetan lalulintas itu akan terjadi di simpang empat Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, dan wilayah Jatinom,” ujarnya.
AKP Bobby menambahkan, arus mudik dan arus balik Lebaran yang melalui wilayah hukum Polres Klaten diprediksi akan mengalami kenaikan. Apalagi dengan rencana pengoperasian pintu tol Colomadu, Kabupaten Karanganyar.
“Berdasarkan informasi dari PT Jasa Marga, pada arus mudik dan arus balik lebaran nanti pintu tol Colomadu akan dioperasikan. Karena itu, dimungkinkan arus lalulintas yang menuju Jogja atau dari Jogja yang menuju arah Semarang akan masuk di wilayah Klaten,” ungkapnya.
Untuk mengurangi kejadian lakalantas pada Lebaran ini, maka AKP Bobby mengimbau kepada pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan kelayakan sepeda motor atau mobil yang dikendarainya.
“Jangan terlalu memaksakan diri. Kalau badan sudah merasa capek, ya harus istirahat dulu. Dan juga perlu diperhatikan kelayakan sepeda motor atau mobilnya. Apalagi saat menempuh perjalanan yang jauh,” pesannya.









