
Wartakita.org – Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang dalam waktu dekat akan diproduksi massal, saat ini sedang menjalani ujicoba langsung dengan para petani. Karenanya, satu unit kendaraan AMMDes diserahkan kepada praktisi huller keliling dari Magelang, Sujatmiko.
Penyerahan kendaraan AMMDes dilakukan oleh Komisaris Utama PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) Sukiyat didampingi Reiza Treustanto di bengkel Kiat Motor Klaten pada Kamis (25/10/2018) pagi.
Sukiyat yang pertama kali mempunyai gagasan soal mobil Esemka beberapa tahun yang lalu itu menyatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memproduksi massal kendaraan multiguna bagi masyarakat pedesaan khususnya bagi para petani.
“Pelaksanaan produksi massal pertama ini akan dilakukan pada Januari 2019 di Jakarta, dan bulan April 2019 di Klaten,” katanya.
Komisaris Utama PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) ini menjelaskan, untuk tahap awal akan diproduksi sebanyak 15 ribu unit. Selain sebagai alat angkutan dan transportasi, kendaraan yang diberi nama Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) ini juga dapat diaplikasikan atau dimodifikasi dengan alat produksi dan kebutuhan petani lainnya. Misalnya perkakas pemecah kulit padi, pemutih beras, genset atau generator, penyedot air, pembuat pelet ikan, dan sebagainya.
“Pendek kata, kendaraan ini adalah satu alat banyak manfaat,” ujarnya.
Pemilik Bengkel Kiat Motor Klaten ini mengatakan, pelaksanaan produksi masal AMMDes ini segera dilakukan untuk mendorong para petani di pedesaan agar dapat meningkatkan produktifitasnya.
“Januari nanti akan kita produksi massal. Untuk tahap pertama 15 ribu unit dulu. Dan sudah ada ribuan yang memesan,” ucapnya di Bengkel Kiat Motor, Jalan Solo-Jogja di Klaten.
Sukiyat menambahkan, sesuai namanya, kendaraan AMMDes ini diproduksi untuk membantu aktivitas yang berkaitan dengan peningkatan dan pertumbuhan perekonomian desa. Dari sisi tampilan, kendaraan yang akan dipasarkan dengan harga Rp 60 juta-Rp70 juta per unit ini memiliki penampilan seperti mobil pada umumnya.
“Kendaraan ini multiguna. Yang bisa difungsikan sebagai alat transportasi dan pengangkut barang. Kendaraan ini bisa dipadukan dengan berbagai alat seperti pengolahan pasca-panen, genset untuk penerangan, dan pompa air untuk mendukung irigasi di pedesaan, serta alat produksi lainnya,” jelasnya.
Sukiyat menerangkan, mobil rakitannya ini memiliki dimensi panjang 358 cm, lebar 137 cm, dan tinggi 190 cm. Untuk kapasitas tempat duduk, hanya mampu menampung dua orang di ruang kokpit. Sedangkan untuk kaki-kaki sudah dilengkapi suspensi double arm di depan dan trailing arm di belakang. AMMDes bisa mengangkat barang seberat 700 kilogram.
“Saya berharap, dengan AMMDes ini bisa membangun komitmen kita untuk mewujudkan kendaraan karya anak bangsa,” tandasnya. (L Sukamta)









