WartaKita.org – Muda Taruna Guyub Rukun Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten mengadakan bakti sosial (baksos) donor darah di Puskesmas Pembantu Ngering pada Sabtu (9/11/2019) pagi.
Perwakilan Muda Taruna Guyub Rukun Desa Ngering, Yeni Safitri menyampaikan, kegiatan donor darah ini bertujuan untuk meningkatkan semangat kepedulian pemuda kepada sesama. Selain itu, juga dalam rangka syukuran hari ulang tahun (HUT) ke 1 Taman Buah Desa Ngering serta untuk mengisi kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.
“Kami ingin menularkan semangat kepedulian kita, semangat kepahlawan kita kepada para pemuda dan warga di sekitar sini. Karena semangat kepedulian kita kepada sesama nampaknya semakin luntur karena derasnya arus globalisasi,” katanya.
Yeni Safitri menyatakan, panitia menargetkan sebanyak mungkin pendonor dalam kegiatan donor darah ini.
“Kemarin yang mendaftar sudah 36 orang. Dan hari ini, saya yakin akan bertambah. Karena dari para orangtua atau wali murid dari anak-anak PAUD dan SDIT Al Hasna Kebonarum juga akan ikut serta. Sebab kegiatan donor darah ini bersamaan dengan acara Family Day Al Hasna yang diadakan di Taman Buah Desa Ngering,” ujarnya.
Sedang Kepala Desa (Kades) Ngering Nikolaus Rahmanto menyambut baik kegiatan donor darah ini.
Menurutnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Ngering selalu memberikan ruang dan kesempatan yang seluas-luasnya kepada generasi muda untuk berkiprah.
“Menurut saya, kegiatan donor darah ini luar biasa. Maka, kami akan selalu mendukung dan menyemangati mereka. Kami juga akan menganggarkan dana stimulan untuk kegiatan yang dilakukan para pemuda nantinya,” ucapnya.

Kegiatan donor darah ini ditanggapi positif oleh warga Desa Ngering.
“Kami sering mengikuti kegiatan donor darah seperti ini. Karena setetes darah kita sangat berarti untuk saudara kita yang membutuhkan. Manfaat donor darah ini juga banyak, seperti jantung menjadi sehat, membakar kalori, sirkulasi darah menjadi lancar, mencegah kanker, merangsang sel darah baru, menyehat psikologis, dan mencegah penuaan,” papar Yayuk, warga Desa Ngering.







