Warta Kita.org – Catatan baik terus ditorehkan Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten.
Unwidha kembali mewisuda sebanyak 373 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan yang digelar di halaman kampus setempat pada Sabtu (29/8/2026).
Dari total 373 lulusan ini, sebanyak 31 orang merupakan lulusan program magister (S2), 320 lulusan sarjana (S1), dan 22 lulusan Diploma 3 (D3).
Rektor Unwidha Klaten Prof. Triyono menyampaikan, jumlah lulusan pada periode ini mengalami peningkatan dibanding wisuda periode sebelumnya.
“Kalau sebelumnya 371 (lulusan), sekarang menjadi 373 9lulusan). Jadi ada kenaikan sedikit,” katanya.
Prof. Triyono menyatakan, peningkatan jumlah lulusan tersebut menjadi bagian dari dinamika perkembangan Unwidha yang terus berupaya memperluas pilihan program pendidikan bagi masyarakat.
“Saat ini Unwidha Klaten memiliki 22 program studi. Sejumlah program studi baru juga telah menambah warna akademik kampus, yaitu Magister Manajemen (MM), S1 Bisnis Digital, dan D3 Farmasi,” ujar Rektor.
Menurut Rektor Triyono, penambahan program studi tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja.
“Kehadiran program studi baru juga membuka kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa untuk memilih bidang pendidikan yang sesuai dengan perkembangan ekonomi dan kebutuhan industri,” ungkap Rektor.
Rektor menjelaskan, di tengah pengembangan program studi, Unwidha juga terus mendorong peningkatan mutu akademik. Dari 22 program studi yang dimiliki, saat ini lima program studi telah memperoleh akreditasi unggul.
Sedang 14 program studi berstatus baik sekali. Sementara itu tiga program studi lainnya masih menyandang status akreditasi minimal karena tergolong program studi yang baru memperoleh akreditasi.
“Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Unwidha dalam mempersiapkan peningkatan kualitas secara kelembagaan. Sebab, peningkatan akreditasi program studi merupakan salah satu indikator penting dalam penguatan mutu perguruan tinggi,” terang Rektor.

Triyono menambahkan, selain kualitas program studi, Unwidha juga memperkuat sumber daya manusia. Saat ini terdapat sekitar 119 dosen yang masih aktif, dengan 38 di antaranya telah bergelar doktor.
“Komposisi tersebut menjadi salah satu kekuatan Unwidha dalam mempersiapkan diri menghadapi proses akreditasi perguruan tinggi,” tandas Rektor.
Triyono menerangkan, berbagai persyaratan terkait jumlah dosen, kualifikasi akademik, program studi yang telah mendapatkan akreditasi unggul, hingga keberadaan dosen dengan jabatan akademik tertentu terus dipenuhi.
“Kami melihat dari segi jumlah doktor, jumlah program studi yang terakreditasi unggul, kemudian jumlah dosen tetap maupun tidak tetap, guru besar, lektor kepala, itu sudah memenuhi,” jelas Rektor.
Rektor Unwidha menyatakan, wisuda ini menjadi titik awal bagi 373 lulusan untuk memasuki fase baru di tengah masyarakat. Gelar akademik yang diperoleh diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi menjadi bekal untuk memberikan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing.
“Perubahan dunia kerja yang semakin cepat menuntut lulusan tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga kemampuan beradaptasi, berinovasi, berkomunikasi, serta terus memperbarui pengetahuan. Kondisi tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi perguruan tinggi untuk memastikan pendidikan yang diberikan tetap relevan dengan kebutuhan zaman,” tutur Rektor.









