KAI Commuter Area 6 Yogyakarta mencatat tren positif pergerakan masyarakat menggunakan transportasi publik pada paruh pertama tahun ini.
Warta Kita.org – KAI Commuter Area 6 Yogyakarta mencatat tren positif pergerakan masyarakat menggunakan transportasi publik pada paruh pertama tahun ini.
Sepanjang Semester I tahun 2026, total volume pengguna Commuter Line tercatat sebanyak 5.299.566 pengguna.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan 6,82 persen jika dibanding tahun 2025 yaitu sebanyak 4.961.139 pengguna.
Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda pada Jumat (3/7/2026), menjelaskan lebih rinci terkait volume pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur.
Ia menyebut, pada Semester pertama tahun 2026, pengguna Commuter Line mencapai 4.714.539 orang.
“Angka tersebut naik 6,82 persen jika dibanding tahun 2025, atau sebanyak 4.413.690 pengguna. Di sisi lain, Commuter Line Prameks (Yogyakarta-Kutoarjo) melayani sebanyak 585.027 pengguna atau naik sekitar 6,4 persen,” jelas Karina.
Lebih lanjut Karina menyampaikan, dari seluruh stasiun yang beroperasi di wilayah ini, empat stasiun dengan volume pengguna tertinggi ditempati oleh pertama, Stasiun Yogyakarta dengan total 1.581.177 pengguna (KRL 1.047.689 orang, Prameks 533.488 orang).
Kedua, Stasiun Lempuyangan total 621.049 pengguna. Ketiga, Stasiun Palur total 533.488 pengguna. Dan keempat, Stasiun Klaten total sebanyak 352.130 pengguna.
Sementara itu di Stasiun Klaten sendiri, selama masa libur sekolah ini tercatat rata-rata 2.500 pengguna yang naik di Stasiun ini. Angka tersebut naik 19,04 persen jika dibanding hari biasa yaitu sebanyak 2.100 orang per hari.
Untuk Jadwal perjalanan Commuter Line di Stasiun Klaten terakhir pukul 21.28 WIB untuk tujuan Stasiun Yogyakarta, dan pukul 23.10 WIB untuk tujuan Stasiun Palur.
Masa Libur Sekolah
Sepanjang Semester I tahun 2026, total pengguna Commuter Line tercatat sebanyak 5.299.566 orang.
Memasuki masa libur sekolah yang berlangsung sejak 20 Juni hingga 1 Juli 2026 kemarin, KAI Commuter Area 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 360.629 pengguna telah memanfaatkan layanan Commuter Line di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Adapun proyeksi total jumlah pengguna selama keseluruhan masa libur sekolah ini diperkirakan akan menembus angka 542 ribu pengguna.
Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut dan memberikan kenyamanan ekstra bagi masyarakat, KAI Commuter melakukan langkah antisipatif dengan menambah 4 perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur dari tanggal 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Dengan penambahan ini, total perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur menjadi 31 perjalanan setiap harinya. Sementara itu, untuk jadwal perjalanan Commuter Line Prameks tetap beroperasi normal dengan 10 perjalanan tiap hari.
Selama masa libur sekolah ini, Stasiun Yogyakarta menjadi salah satu titik tersibuk dengan rata-rata volume pengguna yang naik mencapai 9–10 ribu pengguna per hari.
Guna menghindari penumpukan dan kepadatan di Stasiun Tugu Yogyakarta, KAI Commuter mengimbau para pengguna alternatif untuk menuju Stasiun Lempuyangan.
Selama masa libur sekolah, Stasiun Lempuyangan terpantau relatif lebih kondusif dengan rata-rata pengguna sebanyak 4–5 ribu orang per hari, sehingga dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman bagi pengguna Commuter Line yang akan menuju wilayah Klaten, Solo atau Karang Anyar.
Pada kesempatan yang sama, Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menyampaikan, untuk menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna selama masa peak season ini, KAI Commuter juga telah melakukan peningkatan fasilitas layanan serta menyiagakan personel tambahan di area Wilayah 6 Yogyakarta.
Selama menggunakan Commuter Line, pengguna diimbau untuk selalu menjaga kenyamanan dan kebersihan bersama dengan tidak duduk di lantai dan membawa barang bawaan yang berbau menyengat, serta mengawasi anak-anak dengan saksama baik di area stasiun maupun di dalam Commuter Line.
“Penambahan perjalanan Commuter Line ini diharapkan menjadi transportasi yang efisien dan terjangkau serta dapat memudahkan masyarakat untuk mobilisasi atau menuju destinasi wisata di wilayah Yogyakarta, Solo, hingga Karanganyar,” ucap Leza..