WartaKita.org – Ratusan siswa dan wali murid Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Watu Gede, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mengikuti kirab budaya dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1444 H/2033 M pada Senin (20/3/2023).
Dalam kirab ini, peserta membawa berbagai poster yang bertuliskan menyambut bulan Ramadhan. Selain itu, juga mengarak miniatur bedug berukuran raksasa, ogoh-ogoh raksasa sebagai simbol setan dibelenggu, serta gunungan hasil bumi.
Kirab semakin meriah dengan penampilan kelompok drumband dari sekolah setempat.
Kegiatan kirab budaya ini disambut antusias masyarakat sekitar.
Kirab tersebut juga menyediakan ratusan hadiah, seperti kambing, ayam, rumput, pisang, sembako, dan masih banyak lagi hadiah lainnya.
Kepala MI Muhammadiyah Watu Gede, Nur Laili Mashuri mengatakan, kirab budaya ini digelar setiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan. Pesertanya para siswa, wali murid, dan warga masyarakat sekitar Desa Watu Gede. Tujuannya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
“Siswa MI Muhammadiyah ini ada sekitar 170 siswa dan ditambah RA ada sekitar 50 siswa. Harapan kami sebagai umat muslim, dengan datangnya bulan suci Ramadhan ini kita sangat gembira sekali. Kita sangat bersyukur bisa bertemu dengan Ramadhan tahun ini. Dimana bulan suci ini merupakan tiket bagi kami untuk mendapatkan surga,” ucapnya.
Mashuri menjelaskan, MI Watu Gede merupakan sekolah yang ada di daerah pinggiran Boyolali dan hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari Waduk Kedung Ombo. Meski berada di pinggiran, namun tetap semangat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Sementara itu, Perwakilan Karang Taruna Desa Watu Gede, Ali Fauzan menambahkan, Karang Taruna Desa Watu Gede selalu aktif berpartisipasi dalam kegiatan kirab budaya menyambut bulan suci Ramadhan. Dari kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin kompak dan terjaga kerukunannya.
“Kegiatan rutin ini rutin diadakan setahun sekali untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Kami sebagai pemuda ikut berpartisipasi dan membangun rasa kekompakan kita sebagai pemuda untuk membangun desa dan MI Watu Gede ini,” ujarnya.









