Peringati Hari Juang TNI-AD, Kodim Klaten Gelar Doa Bersama, Dandim: Peliharalah Hubungan Baik Dengan Masyarakat

Suasana kegiatan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Huang TNI-AD Tahun 2021 di Masjid Al-Mujahidin Asrama Kodim 0723/Klaten, Rabu (15/12/2021).

WartaKita.org – Kodim 0723 Klaten menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Huang TNI-AD Tahun 2021 di Masjid Al-Mujahidin Asrama Kodim 0723/Klaten, Rabu (15/12/2021).

Doa bersama ini mengusung tema “TNI Angkatan Darat Bersama Rakyat Membangun Bangsa”.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, para Pasi Kodim 0723/Klaten, Danramil Jajaran Kodim 0723/Klaten, Anggota Makodim dan Perwakilan anggota Koramil jajaran Kodim 0723/Klaten.

Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo dalam doa bersama tersebut mengungkapkan, sejarah mencatat para pahlawan berjuang dengan semangat pantang menyerah. Para pahlawan berjuang tanpa pamrih, tulus dan ikhlas. Hal ini dapat diambil sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari dalam kedinasan.

“Keberhasilan para pejuang tidak hanya dari semangat yang tinggi. Tetapi ada yang lebih dari itu, yaitu pertolongan Allah SWT. Karena Allah SWT sangat menyukai orang-orang yang sabar dan ikhlas,” kata Dandim.

Letkol Inf Joni Eko Prasetyo menyatakan, kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran rakyat dan TNI. Kekuatan terbesar bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan adalah kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

“Untuk itu, selalu pelihara hubungan dengan warga masyarakat, dengan selalu menjalankan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI,” pesan Dandim.

Sementara itu Ustadz Sumardi dalam tauziah menuturkan, sholat berjamaah itu lebih baik daripada sholat sendiri dengan perbandingan 27 derajat. Untuk itu, selalu berusahalah untuk dapat melaksanakan sholat lima waktu secara berjamaah.

“Jalankan perintah Allah SWT dan berdolah. Maka insya Allah, doamu akan dikabulkan. Oleh karena itu, mari kita doakan bersama arwah para pahwalan yang telah berkorban untuk kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.

Kegiata doa bersama dilaksanakan usai sholat Dhuhur berjamaah dan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Pos terkait