WartaKita.org – Sebanyak 633 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten menerima program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perluasan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Sebenarnya, pengambilan sembako program BPNT perluasan ini dijadwalkan mulai Minggu (21/6/2020) sampai Selasa (23/6/2020) di Balai Desa Jonggrangan.
Namun karena ada kendala teknis, maka pengambilan sembako program BPNT perluasan baru bisa dilakukan pada Senin (22/6/2020).
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Klaten Utara, Fahmi Khotib menyampaikan, untuk menghindari kerumunan, maka pengambilan sembako program BPNT perluasan dijawalkan selama tiga hari, dari Minggu sampai Selasa.
“Namun karena aktivasi ATM (kartu) BPNT perluasan baru bisa dilakukan pada hari Senin, maka KPM yang sebelumnya dijadwalkan mengambil sembako pada hari Minggu, diundur menjadi hari Rabu (24/6/2020). Sedang KPM yang mengambil sembako pada hari Senin dan Selasa tetap berjalan sesuai jadwal,” katanya.
Fahmi Khotib menjelaskan, kartu program BPNT perluasan sudah dibagikan pada Senin (15/6/2020) yang lalu.
Namun pada Sabtu (20/6/2020) siang, BNI memberikan informasi bahwa untuk aktivasi ATM bagi penerima program BPNT perluasan baru bisa diaktifkan pada hari Senin.
“Maka, informasi ini kita sampaikan supaya masyarakat tidak kecewa. Karena masyarakat sudah sangat mengharapkan bantuan sembako tersebut. Karena itu, jadwal pengambilan sembako kita alihkan pada hari Rabu. Jadwal yang dialihkan itu untuk Kelurahan Bareng Lor, Kelurahan Gergunung, dan Desa Jebugan,”ujarnya.
Fahmi mengatakan, selama ini, pengambilan sembako program BPNT reguler di Klaten Utara dilayani di 4 e-warong yang berada di Belang Wetan, Jebugan, Karanganom, dan Bareng Lor.
“Sedang untuk tempat pengambilan sembako program BPNT perluasan ini dijadikan satu, yaitu di Balai Desa Jonggrangan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengawasan, pengkoordinasian, dan pengambilan sembako agar masyarakat tidak bingung,” terangnya
Fahmi menyatakan, selama pandemi covid-19 ini, saldo yang ada di kartu BPNT dan jumlah bahan pangan (sembako) ditingkatkan.
Di program BPNT reguler sebelumnya, saldo yang ada di setiap kartu BPNT hanya Rp120 ribu. Sedang bentuk bantuan berupa beras 10 kg, telur 7 butir, dan buah.
“Karena ada pandemi covid-19, maka bantuan dinaikkan. Saldo di tiap kartu BPNT menjadi Rp200 ribu. Bantuan beras menjadi 15 kg, telur menjadi 15 butir, dan 5 jeruk,” paparnya.
Fahmi menambahkan, BPNT perluasan ini akan diterimakan selama 9 bulan terhitung sejak April sampai Desember.
“Karena itu, bantuan untuk bulan April dan Mei sekaligus diterimakan (dirapel) pada bulan Juni,” tandasnya.









