WartaKita.org – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surakarta berkolaborasi dengan Relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (GP x MMD) dan Komunitas Anjani Indonesia menggelar kegiatan bertajuk “Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Unggul” di Benteng Vastenburg Solo pada Minggu (17/12/2023) sore.
Kegiatan yang menghadirkan istri Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti ini dihadiri sekitar 15 ribu orang, yang sebagian besar adalah perempuan. Mereka adalah para kader PDIP dan sukarelawan perempuan, penyandang disabilitas, kelompok rentan, dan sebagainya.
Mereka meneriakkan yel-yel untuk memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud di Kota Solo.
Pada kesempatan itu, Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo ikut bernyanyi di panggung. Rudy, sapaan akrabnya, turut menyumbangkan sejumlah lagu pop Jawa yang sedang populer di kalangan anak muda.
“Pokoknya semangat untuk perempuan-perempuan di Solo untuk memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud di Solo,” kata Rudy.
Tak hanya Rudy, Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa dan Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Solo, Hendro Pramono juga ikut membakar semangat ribuan perempuan dengan bernyanyi.
Hendro berulangkali meneriakkan pasangan Ganjar-Mahfud menang satu putaran dalam Pemilu 2024 nanti.
“Para kader partai dan sukarelawan harus solid bergerak meraih simpati masyarakat untuk mendulang suara terbanyak pada Pemilu 2024 nanti. Kita menangkan pasangan Ganjar-Mahfud satu putaran,” teriak Hendro.
Kegiatan ini dimeriahkan ANF Band dan penyanyi kondang Yeni Inka.

Siti Atikoh Suprianti dalam orasi menyatakan, tugas perempuan tidak hanya macak, masak, dan manak. Karena sejatinya, sejak tahun 1928, perjuangan untuk memberdayakan perempuan itu sudah dilakukan.
“Maka ada banyak yang harus dilakukan ibu (perempuan). Di rumah menjadi pendidik utama bagi anak. Di lingkungan, banyak yang aktif di Posyandu, PKK untuk memerangi atau mencegah stunting. Itu juga peran yang luar biasa sekali. Karena untuk masa depan bangsa dan negara, agar Indonesia menjadi bangsa yang tangguh,” tandasnya.
Atikoh menjelaskan, pekerjaan rumah (PR) perempuan itu sangat banyak. Sebagai perempuan, mereka bisa berkontribusi bagi bangsa dan negara dalam mencegah kekerasan dalam rumah tangga.
“Maka perempuan harus disayangi, harus dilindungi. Para ibu juga harus bisa, agar anak-anak kita saat mengakses internet itu terlindungi. Tidak menjadi korban bully. Tidak menjadi mangsa para predator. Para ibu juga harus paham soal itu. Maka harapannya, kita sebagai perempuan harus bergandengan tangan semuanya dalam membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini. Sehingga bangsa dan negara kita menjadi negara yang tangguh. Kita harus bersama-sama,” harapnya.
Istri Ganjar Pranowo ini pun memberikan pesan kepada para ibu yang hadir pada kesempatan itu.
“Untuk ibu-ibu yang luar biasa ini, mari kita memberikan yang terbaik untuk diri sendiri, keluarga, dan bagi bangsa serta negara kita tercinta,” pesannya.

Terkait, Koordinator Relawan Komunitas Anjani Indonesia, Yuli Retnowati menyampaikan, Siti Atikoh Suprianti adalah sosok seorang ibu yang mengayomi seluruh perempuan di Indonesia.
“Seperti kita ketahui, bahwa beliau itu peduli sekali dengan kaum perempuan, dengan kesehatan perempuan, ibu dan anak, juga stunting. Juga peduli sekali dengan UMKM. Juga peduli dengan kaum disabilitas,” katanya.
Menurut Yuli, Atikoh adalah sosok ibu yang berhasil dalam membina kehidupan keluarga dan pribadinya.
“Sosok yang bisa menjadi istri yang baik. Bisa mendukung karier suami (Ganjar Pranowo). Bisa mendidik anak (Alam Ganjar Pranowo), sehingga bisa menjadi anak yang sekarang dikagumi banget sama anak muda lainnya. Sehingga kalau kita memilih Pak Ganjar sebagai pemimpin di Indonesia, saya rasa itu adalah pilihan yang paling terbaik,” tandasnya.
Yuli menambahkan, ia bertemu dengan Atikoh tidak hanya sekali. Bahkan, sudah beberapa kali.
“Dan dari pertemuan itu saya melihat sendiri, beliau itu selalu dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan dari beberapa audiens. Dan beliau itu seperti buku berjalan. Bisa menjelaskan, memaparkan secara detail, dari semua jawaban-jawaban pertanyaan, yang audien berikan,” ucapnya.









