Monday, 25 Jan 2021


Warga NU Dan PKB Wedi Dan Bayat Dukung ABY-HJT, Arif: Karena APBD Klaten Bocor, Masyarakat Jadi Sengsara….

ABY-HJT berfoto bersama warga NU dan PKB Kecamatan Wedi dan Bayat di Desa Krakitan, Minggu (29/11/2020).

WartaKita.org – Dukungan masyarakat kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klaten nomor urut 3, Arif Budiyono (ABY) – Harjanta (HJT) terus mengalir.

Kali ini dari warga Nahdlatul Ulama (NU) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kecamatan Wedi dan Bayat, Kabupaten Klaten.

Deklarasi pernyataan dukungan ini disampaikan pada acara silaturahmi dan konsolidasi Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), Pengurus Ranting PKB dengan tokoh agama, alim ulama, dan kyai ahlus sunnah wal jamaah di rumah Narwanto Dukuh Ngeblak Sendang, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Minggu (29/11/2020).

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Klaten Ahmad Mutohar dalam sambutan mengajak warga NU dan PKB untuk solid dan bersatu guna mendukung dan memenangkan pasangan ABY-HJT dalam Pilkada Klaten 2020 ini.

“Kami mohon dukungan doa dari warga NU dan PKB semuanya. Nyuwun panjenengan dongake (doakan) agar Pak ABY-HJT bisa menang di Pilkada Klaten. Selain itu, mari kita ajak sedulur dekat dan jauh, tetangga dekat dan jauh untuk mengenalkan, mempromosikan, dan memilih ABY-HJT,” katanya.

Ketua Tim Pemenangan Pasangan ABY-HJT Kabupaten Klaten ini menyampaikan, selama 15 tahun terakhir ini Klaten mengalami stagnasi atau tidak ada kemajuan dan perkembangan. Karenanya, Klaten membutuhkan pemimpin yang cerdas, amanah, dan mumpuni.

“Untuk memperbaiki dan menyejahterakan masyarakat Klaten, maka pilihlah pimpinan yang baik, yang cerdas, dan yang berkualitas. Pilihlah ABY-HJT. Coblos nomor 3. Saatnya kita ganti bupati untuk Klaten yang lebih baik,” ajaknya.

Sedang calon Wakil Bupati Klaten Harjanta (HJT) dalam orasi politiknya memohon doa restu dan dukungan dari warga NU dan PKB agar dapat terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Klaten.

“Kami mohon doa restu dan dukungan dari panjenengan sedaya. Kita optimis, kalau NU dan Muhammadiyah bersatu, ditambah dari teman-teman nasionalis, insya Allah kita yakin menang,” tandasnya.

Sementara itu calon Bupati Klaten Arif Budiyono (ABY) menyatakan, APBD Kabupaten Klaten sebenarnya sudah lumayan besar. Hanya sayangnya, terdapat kebocoran sekitar 30 sampai 40 persen.

“Kalau kebocoran itu bisa ditekan atau dihilangkan, serta digunakan sebagaimana mestinya, saya yakin masyarakat Klaten akan lebih sejahtera. Karena itu, kalau saya dan Pak HJT terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Klaten, kami berkomitmen untuk stop pungli, stop upeti. Kami akan mengalah. Selama 4 tahun kedepan, pemimpinnya akan berpuasa, dan biarkan rakyat berpesta,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pilkada Klaten 2020 ini diikuti tiga pasangan calon (paslon). Paslon nomor urut 1, Sri Mulyani-Yoga Hardaya diusung PDIP dan Golkar. Pasangan nomor urut 2, One Krisnata-Muhammad Fajri diusung Partai Demokrat, PKS, dan Gerindra. Dan pasangan nomor urut 3, Arif Budiyono-Harjanta (ABY- HJT) diusung PAN, PKB, PPP, dan NasDem. (L Sukamta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *