Monday, 25 Jan 2021


Warga Kecamatan Ngawen Dukung ABY-HJT, Nurcholis: Awasi Politisasi Bantuan Aspirasi

Relawan Kecamatan Ngawen berfoto bersama ABY-HJT, Sabtu (21/11/2020) malam.

WartaKita.org – Warga dari 13 desa di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten mendeklarasikan dukungan ke pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klaten nomor urut 3, Arif Budiyono (ABY) – Harjanta (HJT).

Deklarasi dukungan ke pasangan ABY-HJT ini disampaikan pada acara pengukuhan Koordinator Desa (Kordes) se Kecamatan Ngawen di rumah Sumarno di Dukuh Ngawen, Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen, Sabtu (21/11/2020) malam.

Anggota DPRD Kabupaten Klaten dari Partai Amanat Nasional (PAN), Nurcholis Madjid dalam sambutan menyampaikan, dalam Pilkada Klaten ini, Pemkab Klaten telah mengucurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) atau biasa disebut bantuan aspirasi ke desa-desa.

Menurutnya, ada dugaan kuat, bantuan aspirasi itu akan digunakan oleh Kepala Desa guna memobilisasi dukungan dan memenangkan pasangan peserta Pilkada tertentu. Karenanya, masyarakat perlu diedukasi dan diminta untuk mengawasi penggunaan bantuan aspirasi tersebut.

“Bantuan Keuangan Khusus itu berasal dari APBD Kabupaten. APBD itu adalah uang rakyat. Maka, bantuan aspirasi itu jangan dipolitisasi. Itu bukan uang pribadi bupati (petahana). Itu uang rakyat. Dari pajak-pajak yang dibayarkan rakyat. APBD harusnya digunakan untuk kepentingan rakyat. Bukan untuk kampanye,” katanya.

Sedang calon Wakil Bupati Klaten Harjanta (HJT) dalam orasi politiknya mengatakan, Pilkada Klaten tahun 2020 ini menjadi sejarah tersendiri. Karena Ormas Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah bersatu.

“Kalau NU dan Muhammadiyah bersatu, ngempel, kita yakin, insya Allah, kita akan menang. Kalau Kecamatan Ngawen menang, Kabupaten Klaten pasti juga akan menang. Karena itu, mari kita coblos nomor 3. Kita butuh perubahan,” ajaknya.

Sementara itu calon Bupati Klaten Arif Budiyono (ABY) menyatakan, untuk memenangkan Pilkada Klaten dibutuhkan kerja keras dan kerja sama dari para pendukung.

“Mari kita bekerja keras. Kita yakinkan masyarakat untuk memilih ABY-HJT. Saatnya kita ganti dinasti. Kita memenangkan Pilkada Klaten. Karena keinginan masyarakat untuk mengganti dinasti muncul sangat kuat,” tandasnya.

Untuk diketahui, Pilkada Klaten 2020 ini diikuti tiga pasangan calon (paslon). Paslon nomor urut 1, Sri Mulyani-Yoga Hardaya diusung PDIP dan Golkar. Pasangan nomor urut 2, One Krisnata-Muhammad Fajri diusung Partai Demokrat, PKS, dan Gerindra. Dan pasangan nomor urut 3, Arif Budiyono-Harjanta (ABY- HJT) diusung PAN, PKB, PPP, dan NasDem. (L Sukamta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *