Saturday, 24 Aug 2019


Ubah Mindset Anak, RSCH Klaten Lakukan Penyuluhan Kesehatan Di TK ABA 1 Gedung Sierad

Susi saat mengedukasi anak-anak TK ABA 1 Gedung Sierad Klaten, Sabtu (10/3/2018).

Wartakita.org – Bagi sebagian anak, yang namanya rumah sakit dan peralatan medis masih dipandang sebagai sesuatu yang “menakutkan”.

Anak-anak masih merasa takut dengan kata: rumah sakit, dokter, mobil ambulance, jarum suntik, tensimeter dan sebagainya. Ini adalah pemahaman atau mindset yang salah. Karena itu, pemahaman yang salah dalam diri anak-anak ini harus diluruskan.

Pernyataan ini disampaikan Humas Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten Sukarno saat penyuluhan kesehatan (Penkes) di TK Aisyiyah Bustanul Atfhal (ABA) 1 Gedung Sierad, Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Sabtu (10/3/2018).

“Selama ini, ada pemahaman atau mindset yang salah dalam diri anak. Pemahaman yang salah ini harus diluruskan. Dan salah satu caranya (meluruskan pemahaman itu), ya melalui penyuluhan kesehatan seperti ini,” katanya.

Sukarno mengatakan, dalam Penkes ini, RSCH Klaten membawa mobil ambulance, stetoskop, tensimeter, dan peralatan medis lainnya ke sekolah yang berada di Jalan Wijaya Kusuma 8 Klaten ini. Satu per satu, peralatan medis itu dikenalkan dan dijelaskan fungsinya kepada anak-anak.

“Begitu pula dengan mobil ambulance. Anak-anak diberi kesempatan untuk melihat secara dekat apa itu mobil ambulance. Dengan demikian diharapkan, anak-anak tidak takut lagi dengan peralatan medis. Mindset anak terhdap rumah sakit dan peralatan medis menjadi berubah,” harapnya.

Tak hanya itu, dalam penyuluhan kesehatan ini, Tim Penkes RSCH Klaten juga mengedukasi anak-anak tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Edukasi tentang PHBS disampaikan oleh Kepala Bidang Keperawatan RSCH Klaten Rahayu Susiloningsih dan Retno Suswandari.

Susi menjelaskan, agar anak-anak bisa sehat dan kuat, maka anak-anak harus berperilaku yang sehat dan bersih. Diantaranya rajin membersihkan diri sendiri, rajin membersihkan lingkungan, pola makan sehat, pola hidup yang sehat, dan sebagainya. Anak-anak juga perlu melakukan cuci tangan secara benar pada saat sebelum dan sesudah beraktifitas.

“Anak-anak harus mandi dua kali sehari, rajin menyikat gigi, memotong kuku tangan dan kaki seminggu sekali, menggunakan pakaian yang bersih dan rapi, tidak membuang sampah sembarangan, makan makanan yang bergizi, tidak jajan sembarangan, tidur secara teratur dan cukup, olahraga yang teratur dan rutin, dan sebagainya,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Tim Penkes RSCH Klaten juga memberikan souvenir pulpen kepada anak-anak dan banner tentang mencuci tangan secara benar. Anak-anak merasa senang dengan acara penyuluhan kesehatan ini.

Sementara itu, Kepala TK ABA 1 Gedung Sierad Klaten Atik Wahyuni mengucapkan terima kasih kepada RSCH Klaten yang sudah mau mengadakan penyuluhan kesehatan di sekolahnya.

“(penyuluhan kesehatan) Ini baik. Karena memberikan pemahaman yang benar kepada anak-anak, bagaimana berperilaku yang bersih dan sehat. Anak-anak juga dikenalkan dan dijelaskan tentang alat-alat medis. Ini sesuatu yang istimewa. Karena anak-anak itu masih kecil, maka pemahaman Ini akan terekam dalam memory (ingatan) anak,” ucapnya. (L Sukamta)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *